Ada Laporan Kematian, PM Kanada Tegaskan Vaksin AstraZeneca Aman

    Fajar Nugraha - 29 April 2021 12:06 WIB
    Ada Laporan Kematian, PM Kanada Tegaskan Vaksin AstraZeneca Aman
    Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau tegaskan vaksin covid-19 AstraZeneca aman. Foto: AFP



    Ottawa: Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan bahwa vaksin covid-19 AstraZeneca aman. Trudeau meminta warga harus yakin akan hal itu, meskipun ada laporan seorang warganya meninggal akibat pembekuan darah setelah disuntik vaksin.

    Baca: Kanada Laporkan Kematian Pertama Terkait Vaksin AstraZeneca.






    Francine Boyer, 54, adalah korban tewas Kanada pertama yang terkait dengan vaksin AstraZeneca. Dia menerima suntikan pada 9 April dan meninggal pada 23 April di rumah sakit tempat dia dirawat karena kelelahan dan sakit kepala, kata suaminya dalam sebuah pernyataan.

    "Saya sangat yakin pada semua vaksin, termasuk AstraZeneca," kata Trudeau, yang mendapatkan suntikan AstraZeneca pertamanya Jumat lalu.

    "Risiko pembekuan darah akibat covid-19 jauh lebih besar daripada risiko efek samping yang  sangat jarang tetapi nyata dari AstraZeneca. Ini adalah perhitungan yang sangat sederhana yang harus kita buat," kata Trudeau kepada stasiun radio Halifax, seperti dikutip AFP, Kamis 29 April 2021.

    Puluhan negara Eropa untuk sementara menghentikan penggunaan vaksin setelah laporan pembekuan darah dikombinasikan dengan trombosit rendah pada sejumlah kecil orang. Banyak negara telah kembali menggunakan suntikan itu.

    Dihadapkan dengan gelombang ketiga virus yang merajalela, beberapa provinsi di Kanada baru-baru ini mulai menawarkan vaksin AstraZeneca kepada orang yang berusia 40 tahun ke atas.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
     


    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id