5 Isu Menanti Kamala Harris dan Mike Pence Pada Debat Cawapres AS

    Fajar Nugraha - 07 Oktober 2020 19:15 WIB
    5 Isu Menanti Kamala Harris dan Mike Pence Pada Debat Cawapres AS
    Kamala Harris dan Wakil Presiden AS Mike Pence akan bertarung dalam debat. Foto: AFP
    Salt Lake City: Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence dan Demokrat Kamala Harris bertemu di panggung debat untuk pertama dan satu-satunya waktu Rabu 7 Oktober waktu setempat di Utah atau Kamis 8 Oktober waktu Indonesia.

    Ada beberapa pertanyaan terkait debat ini, terutama dengan situasi di mana Presiden Donald Trump terinfeksi covid-19. Diyakini topik utama dalam debat ini, lebih banyak mengemukakan pandemi virus korona di AS dan penanganannya.

    Berikut beberapa pertanyaan kunci menuju debat Cawapres AS kali ini:

    1. Seberapa penting debat

    Perdebatan wakil presiden jarang berubah secara signifikan selama pemilihan presiden. Tetapi dengan Presiden Donald Trump terinfeksi virus korona dan penantangnya dari Partai Demokrat, Joe Biden, merupakan calon presiden tertua dalam sejarah AS, taruhannya kali ini lebih tinggi.

    Meskipun tidak nyaman untuk mengatakannya dengan lantang, ada kemungkinan bahwa Pence atau Harris mungkin diminta untuk menjadi presiden sebelum akhir periode berikutnya. Itu menyuntikkan pengawasan yang lebih cermat ke isu inti dari kedua kandidat.

    Pence dan Harris telah lama dibayangi oleh prinsipal mereka. Inilah saatnya mereka bersinar.
     

    2. Akan debat berjalan aman?

    Kurang dari dua minggu yang lalu, Pence membuka masker menghadiri sebuah acara di Rose Garden Gedung Putih. Saat ini, acara itu secara luas dicurigai sebagai acara ‘penyebar luas’ yang menginfeksi setidaknya delapan peserta, termasuk Trump sendiri.

    Suatu kasus seharus bisa memaksa Pence harus berada di karantina, bukan di aula debat University of Utah.

    Mengakui kekhawatiran mengenai kesehatan, penyelenggara setuju untuk memisahkan kandidat dengan pelindung kaca. Kandidat dan moderator semuanya akan duduk dengan jarak tepat 3,7 meter satu sama lain. Jabat tangan atau salam fisik tidak diperbolehkan dan penggunaan masker saat debat tidak diharuskan.

    Penyelenggara melaporkan bahwa ‘sejumlah kecil’ tamu yang memiliki tiket akan berada di dalam aula. Siapa pun yang menolak untuk memakai masker selain kandidat dan moderator, akan keluarkan dari aula.

    Penyelanggara biasanya fokus pada risiko politik, tetapi ada risiko fisik yang berperan.

    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id