comscore

Pertama Kali, Kasus Covid-19 Prancis Capai 100 Ribu Per Hari

Medcom - 27 Desember 2021 09:51 WIB
Pertama Kali, Kasus Covid-19 Prancis Capai 100 Ribu Per Hari
Warga Prancis melakukan tes untuk mengetahui infeksi covid-19. Foto: AFP


Namun, Menteri Pendidikan Prancis, Najat Vallaud-Belkacem mengatakan, sekolah harus dibuka seperti biasa pada 3 Januari.  Wanita berusia 44 tahun tersebut meminta, pejabat pemerintah lainnya bekerja untuk menghindari sejumlah langkah yang akan menghancurkan pemulihan ekonomi negara.
Sebaliknya, pemerintah Prancis berharap vaksinasi yang ditingkatkan akan cukup. Pemerintah mendorong Rancangan Undang-Undang (RUU), yang mengharuskan vaksinasi untuk memasuki semua restoran dan banyak tempat umum.

Alih-alih, sistem izin kesehatan saat ini yang memungkinkan orang menghasilkan tes negatif atau bukti pemulihan, jika mereka tidak divaksinasi.


Eropa terapkan pengetatan

Di negara tetangga, Belgia, pemerintah diketahui memberlakukan langkah-langkah baru mulai Minggu. Mereka  memerintahkan sejumlah tempat budaya, seperti bioskop dan gedung konser ditutup.

Beberapa tempat menentang larangan tersebut, dimana ribuan penampil, penyelenggara acara, dan lainnya berdemonstrasi guna menentang keputusan tersebut di Brussel pada Minggu.

Mereka membawa papan bertuliskan “Pertunjukan Harus Dilanjutkan” atau “Tidak Ada Budaya Tidak Ada Masa Depan.” Mereka juga menuduh pemerintah Belgia menerapkan standar ganda karena mengizinkan pasar Natal, dengan keramaian dan tradisi minum anggur tetap buka bersama dengan restoran dan bar.

Bahkan, komite ilmiah yang menasihati Pemerintah Belgia tidak meminta penutupan industri budaya. Ahli Virologi, Marc Van Ranst merenungkan bahwa, di Belgia, “gluhwein mengalahkan budaya”.

Sementara itu, di Belanda, pemerintah telah melangkah lebih jauh dari kebanyakan negara Eropa. Mereka menutup semua toko, restoran, dan bar yang tidak penting serta memperpanjang liburan sekolah dalam penguncian baru sebagian.

Di Inggris, dimana varian Omicron telah dominan selama berhari-hari, persyaratan pemerintah sebagian besar bersifat sukarela dan lebih ringan daripada yang ada di benua itu. 

Namun, pemerintah Konservatif Inggris mengatakan dapat memberlakukan pembatasan baru setelah Natal. Inggris dilaporkan telah mencapai angka tertinggi baru, dengan 122.186 infeksi harian pada Jumat, tetapi tidak melaporkan angka untuk Natal.

Skotlandia, Wales, dan, Irlandia Utara memberlakukan pembatasan baru untuk bersosialisasi pada Minggu, terutama membatasi jumlah pertemuan, tindakan yang digambarkan oleh industri restoran, pub, dan klub malam sebagai hal yang menghancurkan secara ekonomi. (Nadia Ayu Soraya)


(FJR)



Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING

BACA JUGA

MORE

BERITA LAINNYA

BERITA INTERNASIONAL

MORE

HOT ISSUE

MORE
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id