WHO Melawan Politisasi Covid-19 dari Donald Trump

    Fajar Nugraha - 09 April 2020 07:56 WIB
    WHO Melawan Politisasi Covid-19 dari Donald Trump
    Direktur Jenderal WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus. Foto: AFP
    Jenewa: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu 8 April meminta dunia bersatu dalam memerangi virus korona. Hal ini diutarakan menyusul serangan sengit Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada penanganan pandemi tersebut.

    Baca: Trump Ancam Bekukan Aliran Dana untuk WHO.

    Ketika WHO bersiap untuk menandai 100 hari pada Kamis sejak pertama kali diberitahukan tentang wabah di Tiongkok, Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus membalas tuduhan bahwa pihaknya terlalu dekat dengan Beijing.

    Badan kesehatan PBB itu telah menghadapi kritik di masa lalu baik untuk bereaksi berlebihan dan untuk bergerak terlalu lambat dalam memerangi epidemi. Tetapi jarang menghadapi pengawasan sebanyak dengan pandemi covid-19.

    Trump pun membuat ulah pada Selasa, menuduh WHO “bertindak salah" dan berbulan-bulan terlambat. Dia menilai WHO mengambil uang AS tetapi lebih condong ke Tiongkok.

    Virus korona, yang pertama kali muncul di Tiongkok pada Desember, telah menewaskan 88.388 orang, sementara lebih dari 1,5 juta orang dinyatakan positif.

    "WHO benar-benar gagal. Untuk beberapa alasan, sebagian besar didanai oleh Amerika Serikat, namun sangat condong ke Tiongkok. Kami akan memberikan tampilan yang bagus," kata Trump.

    "Untungnya aku menolak saran mereka tentang menjaga perbatasan kita terbuka ke Tiongkok sejak awal. Mengapa mereka memberi kita rekomendasi yang salah?" ujar Trump.

    Politisasi covid-19


    Ghebreyesus mendesak Amerika Serikat untuk bergabung dengan Tiongkok dalam memerangi penyakit ini daripada terlibat dalam permainan menyalahkan. Dia pun mengeluarkan pertahanan keras manajemen pandemi WHO.

    "Amerika Serikat dan Tiongkok harus bersatu dan memerangi musuh yang berbahaya ini," kata Ghebreyesus dalam konferensi pers virtual di Jenewa.

    "Fokus dari semua partai politik adalah untuk menyelamatkan rakyat mereka. Tolong jangan mempolitisir virus ini,” tegas Ghebreyesus, seperti dikutip AFP, Kamis, 9 April 2020.

    "Jika Anda ingin memiliki lebih banyak kantong mayat - maka Anda melakukannya. Jika Anda tidak ingin banyak kantong mayat, maka Anda jangan mempolitisirnya,” tegasnya.

    Mengutip angka kematian dan jumlah infeksi, Tedros memohon: "Demi Tuhan, apakah ini tidak cukup?



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id