Prancis Larang Kelompok Pro-Hamas Terkait Keterlibatan Pemenggalan Guru

    Fajar Nugraha - 22 Oktober 2020 07:14 WIB
    Prancis Larang Kelompok Pro-Hamas Terkait Keterlibatan Pemenggalan Guru
    Presiden Prancis Emmanuel Macron tutup kelompok pro-Hamas. Foto: EPA
    Paris: Prancis telah melarang kelompok pro-Hamas yang aktif di negara itu. Kelompok tersebut dituduh secara langsung terlibat dalam pemenggalan kepala guru sekolah di Paris pekan lalu.

    Langkah dilakukan ketika otoritas Prancis meningkatkan tindakan mereka terhadap tersangka ekstremis.

    Presiden Emmanuel Macron mengatakan, Cheikh Yassine Collective -,yang dinamai menurut nama pendiri Hamas,- akan dilarang beraktivitas mulai Rabu 20 Oktober 2020. Sementara sebuah masjid Paris yang berbagi kecaman terhadap Samuel Paty juga akan ditutup.

    Samuel Paty dibunuh oleh pengungsi Chechnya berusia 18 tahun Abdulakh Anzorov. Pembunuhan dipicu Paty yang menunjukkan karikatur Nabi Muhammad dalam diskusi kelas tentang kebebasan berekspresi. Anzorov kemudian ditembak mati oleh polisi.

    "Ini bukan tentang membuat lebih banyak pernyataan. Sesama warga kita mengharapkan tindakan. Tindakan (keras) ini akan ditingkatkan,”  ujar Macron, seperti dikutip AFP, Kamis 22 Oktober 2020.

    “Kami ingin melihat ‘hasil nyata’ untuk memerangi ‘ideologi penghancuran Republik (Prancis)” tegas Macron.

    Perdana Menteri Jean Castex mengatakan, pada Selasa bahwa pihak berwenang menargetkan "semua asosiasi yang keterlibatannya dengan Islam radikal telah didirikan".

    Polisi Prancis percaya bahwa setidaknya satu murid dibayar oleh si pembunuh untuk mengidentifikasi targetnya.

    Penyelidik antiterorisme dan intelijen dilaporkan menemukan bahwa Anzorov menerima ratusan euro dari sumber tak dikenal untuk membantunya membayar murid untuk mengidentifikasi guru tersebut.

    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id