Trump Balik ke Gedung Putih Walau Positif Covid-19, Staf Ketar-Ketir

    Marcheilla Ariesta - 06 Oktober 2020 22:23 WIB
    Trump Balik ke Gedung Putih Walau Positif Covid-19, Staf Ketar-Ketir
    Presiden AS Donald Trump. AFP
    Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memutuskan keluar dari Rumah Sakit Militer Walter Reed walau masih dinyatakan positif terinfeksi virus korona (covid-19). Keputusan Trump ini menimbulkan kekhawatiran bagi staf Gedung Putih.

    Gedung Putih saat ini dinilai sebagai hotspot baru covid-19 di Amerika Serikat. Selain Trump dan Ibu Negara Melania Trump, beberapa pejabat serta staf Gedung Putih lainnya ikut dilaporkan terinfeksi.

    Yang terakhir diketahui terinfeksi ialah Kayleigh McEnany. Juru bicara Gedung Putih itu kerap melakukan jumpa pers dengan awak media dan tidak mengenakan masker.

    Donald Trump sendiri masih sangat berpotensi menularkan virus. Apalagi, Trump langsung melepas masker saat difoto fotografer begitu tiba di Gedung Putih.

    Juru Bicara Gedung Putih, Judd Deere, mengatakan Gedung Putih mengambil setiap tindakan pencegahan yang diperlukan untuk melindungi keluarga presiden sesuai dengan pedoman dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

    "(termasuk) setiap anggota staf di sana," kata Deere.

    Dilansir dari CNN, Deere menambahkan akses fisik ke presiden akan sangat dibatasi. Mereka yang berada di dekat presiden akan dibekali perlengkapan pelindung.

    Kekhawatiran staf Gedung Putih telah muncul sejak awal pandemi covid-19. Banyak orang di Gedung Putih terinfeksi covid-19. Kekhawatiran mereka bertambah begitu Trump dinyatakan positif terinfeksi virus tersebut.

    Selain itu, Trump membawa asistennya untuk merekam video dan memotret aktivitasnya selama ia dirawat di rumah sakit. Walau demikian, juru bicara kampanye Trump, Hoga Gidley, menyebut kekhawatiran tidak perlu terjadi.

    "Menurut mereka, bagaimana dia (Trump) akan pergi? Apakah seseorang akan memberinya kunci (mobil) Buick dan membiarkannya pulang sendiri? Mereka selalu ada di sekitarnya karena itulah tugas mereka," kata Gidley kepada Fox News.

    Di kesempatan berbeda, juru bicara Ibu Negara, Stephanie Grisham, mengatakan beragam tindakan telah diambil. "Semua tindakan pencegahan telah diambil untuk memastikan kesehatan dan keselamatan staf kediaman," kata dia. Namun, ia menolak menjelaskan secara spesifik langkah pencegahan tersebut.

    (SUR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id