comscore

Biden Pertimbangkan ke Zona Demiliterisasi Korea saat Tur Asia

Marcheilla Ariesta - 13 Mei 2022 14:49 WIB
Biden Pertimbangkan ke Zona Demiliterisasi Korea saat Tur Asia
Pasukan Korea Selatan (Korsel) di zona demiliterisasi Korea (DMZ). Foto: AFP
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden sedang mempertimbangkan perjalanan ke Zona Demiliterisasi Korea (DMZ) ketika dia mengunjungi Asia akhir bulan ini. Hal ini disampaikan Juru Bicara Gedung Putih Jen Psaki.

Biden diperkirakan akan mengunjungi Korea Selatan (Korsel) dan Jepang mulai 20-24 Mei. Ia juga akan mengadakan pembicaraan dengan mitranya dari Korea Selatan dan Jepang.
Psaki mengatakan, Gedung Putih masih menyelesaikan rincian jadwal Asia. Namun, perjalanan ke DMZ masih dalam pertimbangan.

Beberapa mantan presiden AS telah mengunjungi DMZ. Biden sendiri sebelum dia menjadi presiden pernah ke sana, tetapi mantan presiden Donald Trump menjadi orang pertama yang bertemu dengan pemimpin Korea Utara di sana ketika dia mengadakan pertemuan ketiga dengan Kim Jong-un pada Juni 2019.

DMZ sering digambarkan sebagai perbatasan Perang Dingin terakhir di dunia dan telah ada sejak Perang Korea 1950-53 yang berakhir dengan gencatan senjata daripada perjanjian damai.

Psaki mengulangi penilaian AS bahwa Korea Utara bisa siap untuk melakukan uji coba nuklir ketujuh pada awal bulan ini.  Korea Utara belum menguji bom nuklir sejak 2017 tetapi melanjutkan pengujian rudal balistik antarbenua tahun ini.

"Kami berbagi informasi ini dengan sekutu dan mitra dan berkoordinasi erat dengan mereka," kata Psaki, dilansir dari Voice of America (VOA), Jumat, 13 Mei 2022.

Korea Utara kembali meningkatkan uji senjatanya dan melanjutkan peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) tahun ini untuk pertama kalinya sejak 2017.

Para pejabat AS dan Korea Selatan mengatakan bahwa ada tanda-tanda pembangunan baru di Punggye-ri, satu-satunya situs uji coba nuklir Korea Utara yang diketahui. Mereka menambahkan, Pyongyang dapat segera menguji bom lain.

Korea Utara menembakkan tiga rudal balistik ke laut di lepas pantai timurnya pada Kamis kemarin. Seoul dan Tokyo mengatakan, dalam tes terbarunya yang bertujuan untuk memajukan program senjatanya, bahkan ketika negara itu melaporkan wabah covid-19 untuk pertama kalinya.

Dalam mengutuk peluncuran terbaru, Kementerian Luar Negeri AS mengatakan, tetap berkomitmen untuk pendekatan diplomatik dengan Korea Utara dan mengulangi seruan untuk Pyongyang agar kembali berdialog.

(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id