comscore

Perampok Beraksi di Pameran Seni Belanda pada Siang Bolong

Medcom - 29 Juni 2022 12:36 WIB
Perampok Beraksi di Pameran Seni Belanda pada Siang Bolong
Polisi berada di area pintu masuk Pameran Seni Rupa Eropa (TEFAF) di Maastricht, Belanda, 28 Juni 2022. (Marcel van Hoorn / ANP / AFP)
Maastricht: Komplotan perampok bersenjata beraksi pada siang bolong dalam pameran seni internasional di Maastricht, Belanda, Selasa, 28 Juni 2022. Kotak perhiasan dihancurkan dengan palu godam di hadapan pengunjung.

Polisi mengatakan pihaknya menghentikan satu mobil dan menahan dua orang Belgia berusia 22 dan 26, setelah empat perampok mengacaukan Pameran Seni Rupa Eropa (TEFAF).
Foto dan video yang beredar di media sosial menunjukkan para perampok mengancam orang-orang dengan benda seperti pistol, kemudian melarikan diri. Jumlah yang dicuri tidak diungkapkan ke publik.

Tempat kejadian lantas dievakuasi, tapi pengunjung akhirnya kembali diizinkan masuk pameran. Pameran itu dihadiri puluhan ribu orang selama beberapa hari. Polisi menyatakan tidak ada yang terluka.

"Sebuah etalase digerebek, mereka melarikan diri dan kami memulai pencarian," kata Wim Coenen, juru bicara polisi provinsi Limburg, kepada AFP. "Ada empat tersangka, dua telah ditangkap."

Media Belanda melaporkan etalase itu berisi perhiasan berlian dan sejumlah barang lain dari toko perhiasan London Symbolic and Chase.

Polisi Belanda meluncurkan pencarian besar-besaran yang melibatkan helikopter dan anjing pelacak, yang berhasil menangkap dua tersangka.

"Dua orang ini membawa kendaraan abu-abu dengan plat nomor Belgia. Mobil ini diperintahkan untuk menepi. Dugaan keterlibatan mereka masih dalam penyelidikan," kata polisi dalam pernyataannya.

TEFAF merupakan salah satu gelaran seni terbesar di Eropa. Terdapat ratusan karya seni yang dipajang, di antaranya lukisan abad ke-17 oleh Dutch Old Master yang dijual seharga satu juta euro (Rp 15,6 miliar).

Dalam video yang beredar, tampak empat perampok mengenakan flat cap, kacamata, dan blazer di tengah kekacauan pameran seni tersebut. Salah satunya memukul kotak perhiasan hingga setidaknya 12 kali saat alarm terus berbunyi. Ia akhirnya memecahkan kaca, meraih untuk mengambil sesuatu di dalam sebelum memasukkannya ke dalam tas.

Dua di antaranya mengacungkan senjata kepada pengunjung, yang sempat mencoba campur tangan menggunakan vas kaca besar penuh bunga. Para pelaku kemudian kabur melewati seorang pria tua yang sedang duduk dan terlihat kebingungan.

Kata-kata "Peaky Blinders" menjadi trending di media sosial Belanda lantaran topi yang dikenakan para tersangka mirip dengan tokoh drama kriminal Inggris tersebut.

Ini bukan pertama kalinya pameran itu jadi sasaran perampok. Sebuah cincin dan kalung berlian senilai 860.000 euro milik orang London dicuri pada tahun 2011.

Belanda juga menjadi lokasi sejumlah pencurian karya seni, salah satunya lukisan karya Van Gogh dan Frans Hals yang raib dalam perampokan tahun 2020. (Kaylina Ivani)

Baca:  Polisi Belanda Tangkap Tiga Orang Terkait Ledakan ATM Jerman

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id