comscore

Presiden Erdogan Sebut Rasisme Budaya 'Masalah Universal'

Willy Haryono - 03 Oktober 2021 14:06 WIB
Presiden Erdogan Sebut Rasisme Budaya Masalah Universal
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (AFP)
Istanbul: Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut masalah rasisme kultural sebagai sebuah "masalah universal" yang berdampak kepada semua warga negara asing dan juga imigran.

"Rasisme kultural adalah masalah universitas yang tidak hanya berdampak bagi kita, tapi juga semua warga negara asing dan imigran di Eropa," ujar Erdogan di Kantor Kepresidenan Dolmabahce di Istanbul, dikutip dari laman Yeni Safak, Minggu, 3 Oktober 2021.

 



Pernyataan disampaikan Erdogan di hadapan delegasi Serikat Demokrat Internasional (IUD).

Organisasi-organisasi non-pemerintah yang mengambil inisiatif dan menangani isu rasisme dapat memperkuat kerja sama dengan negara Muslim atau komunitas imigran di luar negeri, ucap Erdogan.

"Dalam hal ini, saya melihat adanya keuntungan besar jika IUD terus mendorong isu ini dalam agenda mereka," lanjutnya.

"Xenofobia dan Islamofobia akan menjadi lebih menyebar di tengah meningkatnya kesulitan ekonomi dalam periode pascapandemi," pungkas Erdogan.

Selama ini, Erdogan merupakan salah satu tokoh vokal yang menyuarakan penentangan terhadap rasisme dan Islamofobia, atau ketakutan tak beralasan terhadap agama Islam dan Muslim.

Oktober tahun lalu, Erdogan mengecam keras Presiden Prancis Emmanuel Macron yang bertekad melindungi nilai-nilai sekularisme Prancis dari elemen radikal Islam. Menurut Erdogan, pernyataan Macron merupakan sebuah "provokasi terbuka" terhadap Muslim.

Dalam pidatonya di Paris, Macron berencana "membebaskan komunitas Islam di Prancis dari pengaruh-pengaruh asing."
 
Macron mendeskripsikan Islam sebagai "agama yang saat ini sedang berada dalam krisis di seluruh dunia," tak hanya Prancis. Ia mengatakan pemerintah Prancis akan menghadirkan sebuah undang-undang terbaru pada Desember mendatang untuk memperkuat UU tahun 1905 yang memisahkan urusan agama dengan kenegaraan.

"Pernyataan Macron bahwa 'Islam sedang berada dalam krisis' adalah provokasi terbuka yang sangat tidak menghormati (umat Muslim)," kata Erdogan.

Baca:  Erdogan Kecam Pandangan Macron soal Sekularisme dan Islam

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id