CDC Segera Keluarkan Panduan untuk Individu yang Telah Divaksinasi

    Willy Haryono - 24 Februari 2021 07:43 WIB
    CDC Segera Keluarkan Panduan untuk Individu yang Telah Divaksinasi
    Masyarakat AS mengantre vaksinasi Covid-19 di Los Angeles, California pada 23 Februari 2021. (Frederic J. BROWN/AFP)
    Washington: Dr Anthony Fauci, pakar kesehatan ternama Amerika Serikat, mengatakan bahwa Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mungkin akan "segera" merilis panduan terbaru bagi individu yang telah menerima dua dosis vaksin Covid-19. Menurutnya, CDC akan merilis panduan usai "memeriksa data-data" dan mengembangkan sebuah "rekomendasi berbasis sains."

    Pria yang juga menjaga sebagai kepala penasihat medis Presiden AS Joe Biden itu mengindikasikan bahwa individu yang telah divaksinasi tidak harus mengikuti serangkaian aturan ketat seperti sebelumnya.

    Menurut Fauci, merupakan hal lumrah jika ada anggapan bahwa orang yang telah divaksinasi tidak perlu terlalu ketat dalam menjalankan protokol kesehatan. Apalagi jika individu tersebut berhadapan dengan individu lain yang juga telah divaksinasi.

    "Tapi apa yang kami inginkan saat ini adalah rekomendasi tegas dari CDC, yang saya yakini akan keluar dalam waktu dekat," kata Fauci dalam program New Day dari kantor berita CNN pada Selasa, 23 Februari 2021.

    CDC telah mengeluarkan rekomendasi awal mengenai individu yang telah divaksinasi pada awal Februari lalu. Dalam rekomendasi itu disebutkan bahwa orang yang telah divaksinasi secara menyeluruh tidak perlu dikarantina jika melakukan kontak dengan mereka yang terinfeksi Covid-19.

    Rekomendasi selanjutnya dinilai Fauci juga akan memaparkan beberapa kelonggaran bagi orang-orang yang telah divaksinasi, terutama di kalangan anggota keluarga mereka sendiri.

    Fauci tidak menyebutkan secara sepsifik kapan CDC akan mengeluarkan rekomendasi baru, dan hanya mengatakan "segera dirilis dalam waktu dekat."

    Angka terbaru dari CDC mengindikasikan bahwa lebih dari 44,5 juta warga AS telah menerima dosis pertama vaksin Covid-19, baik itu buatan Pfizer atau Moderna. Sementara mereka yang telah menerima dua dosis vaksin Covid-19 di AS berjumlah hampir 20 juta.

    Sejauh ini AS baru mengeluarkan izin penggunaan bagi vaksin Pfizer dan Moderna. Produk Johnson & Johnson diyakini akan menjadi vaksin ketiga yang menerima izin penggunaan di AS.

    Berbeda dengan Pfizer dan Moderna, vaksin Johnson & Johnson hanya membutuhkan satu dosis per individu.

    Baca:  Pfizer Berusaha Ringankan Syarat Suhu Penyimpanan Vaksin

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id