Bank Dunia Kucurkan Dana Rp177 Triliun untuk Vaksin Covid-19

    Fajar Nugraha - 14 Oktober 2020 14:09 WIB
    Bank Dunia Kucurkan Dana Rp177 Triliun untuk Vaksin Covid-19
    Seorang relawan menerima suntikan vaksin covid-19 di Brasil. Foto: AFP
    Washington: Bank Dunia mengatakan, dewan eksekutifnya menyetujui pada Selasa 13 Oktober 2020 dana baru senilai USD12 miliar atau sekitar Rp177 triliun bagi negara-negara berkembang. Dana itu untuk membiayai pembelian dan distribusi vaksin covid-19, tes dan perawatan untuk warganya.

    Rencana pembiayaan, bagian dari total sumber daya senilai USD160 miliar telah dijanjikan oleh pemberi pinjaman pembangunan multilateral kepada negara-negara berkembang hingga Juni 2021. Dana itu untuk membantu mereka memerangi pandemi virus corona dan pertama kali diumumkan pada.

    Bank Dunia mengatakan, program pembiayaan akan mencakup dukungan teknis kepada negara-negara penerima sehingga mereka dapat mempersiapkan penyebaran vaksin dalam skala besar. Inisiatif iniakan memberi sinyal kepada perusahaan obat bahwa akan ada permintaan yang kuat dan pembiayaan yang cukup untuk vaksin covid-19 di negara berkembang.

    "Paket pembiayaan ini membantu memberi sinyal kepada penelitian dan industri farmasi bahwa warga negara di negara berkembang juga membutuhkan akses ke vaksin covid-19 yang aman dan efektif," ujar pernyataan Bank Dunia, yang dikutip dari Channel News Asia, Rabu 14 Oktober 2020.

    “Ini juga akan memberikan pembiayaan dan dukungan teknis sehingga negara berkembang dapat bersiap untuk menyebarkan vaksin dalam skala besar, dalam koordinasi dengan mitra internasional,” imbuhnya.

    “Akses ke vaksin yang aman dan efektif dan sistem distribusi yang diperkuat adalah kunci untuk mengubah jalannya pandemi dan membantu negara-negara yang mengalami dampak bencana ekonomi dan fiskal bergerak menuju pemulihan yang tangguh,” tegas Presiden Bank Dunia David Malpass dalam pernyataannya.

    Malpass menambahkan, pPembiayaan tersebut juga akan mendukung negara-negara untuk mengakses tes dan perawatan covid-19, dan memperluas kapasitas imunisasi untuk membantu sistem kesehatan menyebarkan vaksin secara efektif.

    Persetujuan pembiayaan sudah diharapkan karena Malpass telah mengumumkan proyek tersebut pada akhir September.

    Sementara vaksin belum muncul di pasaran, Malpass mencatat dalam sebuah wawancara dengan harian Prancis, Le Figaro bahwa itu perlu dipersiapkan karena proses distribusi vaksin yang rumit.

    Pendekatan Bank Dunia mengacu pada keahlian yang signifikan dalam mendukung program imunisasi skala besar untuk penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin. Selain juga program kesehatan masyarakat untuk mengatasi penyakit menular seperti HIV, tuberkulosis, malaria dan penyakit tropis yang terabaikan.

    (FJR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id