300 Juta Warga AS Sudah Terjamin 1 Miliar Dosis Vaksin Covid-19

    Fajar Nugraha - 17 November 2020 17:06 WIB
    300 Juta Warga AS Sudah Terjamin 1 Miliar Dosis Vaksin Covid-19
    Moderna klaim vaksin covid-19 buatannya 95 persen efektif. Foto: AFP
    Washington: Vaksin eksperimental Moderna diumumkan 94,5 persen efektif dalam mencegah covid-19 berdasarkan data sementara dari uji coba tahap akhir. Moderna menjadi pembuat obat AS kedua yang melaporkan hasil yang jauh melebihi harapan.

    Bersama dengan vaksin Pfizer Inc, yang juga lebih dari 90 persen efektif, dan menunggu lebih banyak data keamanan dan tinjauan peraturan. Amerika Serikat dapat memiliki dua vaksin yang disahkan untuk penggunaan darurat pada Desember dengan sebanyak 60 juta dosis vaksin tersedia tahun ini.

    Baca: Moderna Umumkan Vaksin Covid-19 Buatannya 95 Persen Efektif.

    Tahun depan, pemerintah AS dapat memiliki akses ke lebih dari 1 miliar dosis hanya dari dua pembuat vaksin, lebih dari yang dibutuhkan untuk 330 juta penduduk negara itu.

    Vaksin, keduanya dikembangkan dengan teknologi baru yang dikenal sebagai messenger RNA (mRNA), mewakili alat yang ampuh untuk melawan pandemi yang telah menginfeksi 54 juta orang di seluruh dunia dan menewaskan 1,3 juta orang. Berita itu juga datang pada saat kasus covid-19 melonjak, mencapai rekor baru di Amerika Serikat dan mendorong beberapa negara Eropa kembali ke lockdown.

    "Kami akan memiliki vaksin yang dapat menghentikan covid-19," kata Presiden Moderna Stephen Hoge dalam wawancara telepon, seperti dikutip Arab News, Selasa 17 November 2020.

    Analisis sementara Moderna didasarkan pada 95 infeksi di antara peserta uji coba yang menerima plasebo atau vaksin. Dari jumlah tersebut, hanya lima infeksi terjadi pada mereka yang menerima vaksin. Para relawan diberikan dua suntikan dengan selang waktu 28 hari.

    “Memiliki lebih dari satu sumber vaksin yang efektif akan meningkatkan pasokan global dan, dengan keberuntungan, membantu kita semua untuk kembali ke keadaan normal sekitar tahun 2021,” kata Eleanor Riley, profesor imunologi dan penyakit menular di Universitas Edinburgh.

    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id