Usai Insiden Denver, United Airlines Hentikan Operasi 24 Boeing 777

    Fajar Nugraha - 22 Februari 2021 11:59 WIB
    Usai Insiden Denver, United Airlines Hentikan Operasi 24 Boeing 777
    Pesawat United Airlines yang mengalami kerusakan pada mesin. Foto: CNN/Travis Loock
    Denver: Maskapai Amerika Serikat (AS) United Airlines menghapus semua pesawat Boeing 777-nya yang saat ini dalam operasi. Boeing 777 yang dilarang terbang tersebut diketahui dengan mesin seri Pratt & Whitney 4000.

    Baca: Pesawat United Airlines Mendarat usai Mengalami Kerusakan Mesin.

    Pelarangan terbang dilakukan setelah Administrasi Penerbangan Federal (FAA) menyerukan peningkatan inspeksi, terhadap pesawat jenis tersebut.

    “Maskapai penerbangan mengumumkan bahwa akan segera mengeluarkan pesawat dikarenakan tindakan hati-hati. 24 pesawat adalah bagian dari 52 777 di armada United, 28 lainnya tetap tidak beroperasi,” pernyataan United Airlies, seperti dikutip CNN, Senin 22 Februari 2021.

    “Tindakan itu bersifat sukarela dan sementara dan seharusnya hanya mengganggu sejumlah kecil pelanggan,” sebut pernyataan itu.

    Pengumuman itu muncul setelah FAA mengeluarkan perintah darurat yang mengatakan akan meningkatkan inspeksi pesawat Boeing 777 yang dilengkapi dengan mesin Pratt & Whitney PW4000 tertentu.

    "Kami meninjau semua data keselamatan yang tersedia setelah insiden kemarin," kata Administrator FAA Steve Dickson, mengacu pada penerbangan United Airlines yang terpaksa kembali ke Bandara Internasional Denver pada Sabtu setelah mengalami kerusakan mesin tak lama setelah lepas landas.

    Insiden itu menyebabkan puing-puing berjatuhan ke wilayah Denver. “Berdasarkan informasi awal, kami menyimpulkan bahwa interval pemeriksaan harus ditingkatkan untuk bilah kipas berlubang yang unik pada model mesin ini, yang hanya digunakan pada pesawat Boeing 777," ujar Dickson.

    Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) mengatakan Minggu pemeriksaan awal mesin Pratt & Whitney PW4077 dari United Airlines Penerbangan 328 menunjukkan bahwa dua bilah kipas retak dan bilah yang tersisa menunjukkan kerusakan "pada ujung dan tepi depan."

    Ini adalah temuan awal dan tidak boleh dianggap sebagai kesimpulan dari apa yang salah pada Sabtu, tetapi masih signifikan.

    Para penyelidik yakin bilah kipas di mesin Boeing 777 yang mengalami kerusakan mesin pada Sabtu lepas dan mengeluarkan bilah lain.


    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id