Rusia Sebut Vaksin Sputnik V Siap untuk Petugas Medis

    Fajar Nugraha - 13 Agustus 2020 09:06 WIB
    Rusia Sebut Vaksin Sputnik V Siap untuk Petugas Medis
    Vaksin Sputnik V dari Rusia, adalah vaksin covid-19 yang dikembangkan Institut Gamaleya. Foto: AFP
    Moskow: Rusia menegaskan gelombang pertama vaksin covid-19 Sputnik V akan siap untuk beberapa petugas medis dalam waktu dua minggu. Rusia menolak masalah keamanan yang  dianggap ‘tidak berdasar’ oleh beberapa ahli atas persetujuan cepat Moskow terhadap vaksin tersebut.

    Baca: Vaksin Covid-19 Keluaran Rusia Diluncurkan Oktober.

    Presiden Vladimir Putin mengatakan pada Selasa bahwa Rusia telah menjadi negara pertama yang memberikan persetujuan peraturan untuk vaksin covid-19. Persejutuan dilakukan setelah kurang dari dua bulan pengujian pada manusia.

    Vaksin tersebut belum menyelesaikan uji coba terakhirnya di fase tiga. Hanya sekitar 10 persen uji klinis yang berhasil dan beberapa ilmuwan khawatir Moskow mungkin menempatkan prestise nasional di atas keselamatan.

    "Tampaknya kolega asing kami merasakan keunggulan kompetitif spesifik dari obat Rusia dan mencoba untuk mengungkapkan pendapat yang menurut kami sama sekali tidak berdasar," kata Menteri Kesehatan Mikhail Murashko, Rabu 12 Agustus 2020.

    Murashko mengatakan, vaksin yang dikembangkan oleh Institut Gamaleya Moskow akan diberikan kepada orang-orang, termasuk dokter, secara sukarela dan akan segera siap.

    "Paket pertama vaksin medis penangkal infeksi virus korona akan diterima dalam dua pekan ke depan, utamanya untuk dokter," ujar Murashko, seperti dikutip AFP, Kamis, 13 Agustus 2020.

    Baca: Menkes Jerman Ragukan Vaksin Covid-19 Rusia.

    Alexander Gintsburg, Direktur Institut Gamaleya, mengatakan uji klinis akan diterbitkan setelah dinilai oleh para ahli Rusia sendiri. Dia mengatakan Rusia berencana untuk dapat memproduksi 5 juta dosis sebulan pada Desember hingga Januari.

    Kazakhstan berencana mengirim pejabat pemerintah ke Moskow akhir bulan ini untuk membahas kemungkinan pengiriman vaksin, kata kantor kepresidenannya.

    (FJR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id