Lukashenko Tinggalkan Belarusia untuk Bertemu Putin

    Willy Haryono - 14 September 2020 16:00 WIB
    Lukashenko Tinggalkan Belarusia untuk Bertemu Putin
    Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) dan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko. (Foto: AFP/Sergei Karpukhin)
    Minsk: Presiden Belarusia Alexander Lukashenko meninggalkan negaranya dan bertolak menuju Rusia untuk bertemu Presiden Vladimir Putin pada hari ini, Senin 14 September 2020. Ini akan menjadi pertemuan perdana Lukashenko dan Putin sejak unjuk rasa masif terkait pemilihan umum meletus di Belarusia bulan lalu.

    Putin mengakui Lukashenko sebagai pemimpin resmi Belarusia. Media lokal melaporkan, Putin pernah berkata bahwa pasukan Rusia siap mengintervensi jika situasi di Belarusia tak terkendali.

    Dikutip dari BBC, terdapat spekulasi yang dilontarkan sejumlah pihak bahwa Putin menginginkan dukungan berkelanjutan dari Belarusia. Dialog langsung Lukashenko dan Putin dijadwalkan berlangsung di kota Sochi, saat latihan militer gabungan dimulai di dekat kota Brest, Belarusia.

    Minggu 13 September, puluhan ribu orang berunjuk rasa di Minsk dan kota-kota besar lainnya di Belarusia. Para pengunjuk rasa mendorong Lukashenko untuk segera mundur dari jabatannya.

    Kubu oposisi Belarusia menuduh Lukashenko berbuat curang dalam pilpres pada 9 Agustus lalu. Komisi Elektoral Belarusia menyatakan Lukashenko sebagai pemenang dengan 80,1 persen suara, sementara capres oposisi Svetlana Tikhanovskaya hanya 10,12 persen.

    Lukashenko, yang berkuasa di Belarusia sejak 1994, membantah berbuat curang. Ia menuding adanya kekuatan asing di balik aksi protes masif di Belarusia.

    Dalam demonstrasi terbaru di Belarusia ini, yang sudah memasuki pekan kelima, sekitar 400 pedemo telah ditangkap aparat keamanan. Jumlah pedemo di Belarusia rata-rata mencapai 100 ribu pada setiap pekannya.
     
    Sejumlah saksi mata mengatakan, jantung ibu kota Minsk dibanjiri demonstran yang berjalan menuju area permukiman elite Drozdy. Pergerakan mereka ke permukiman yang dihuni banyak pejabat itu, termasuk Lukashenko, dicegat polisi.
     
    Aksi protes juga berlangsung di Brest, Gomel, Mogilyev, dan kota lainnya.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id