Rusia Tak Akan Berikan Vaksin Covid-19 ke Turis Asing

    Willy Haryono - 28 Oktober 2020 09:18 WIB
    Rusia Tak Akan Berikan Vaksin Covid-19 ke Turis Asing
    Sputnik V adalah vaksin yang dikembangkan Gamaleya Institute di Moskow, Rusia. (Foto: AFP)
    Moskow: Kementerian Kesehatan Rusia menegaskan tidak akan memberikan vaksin virus korona (covid-19) ke turis asing, baik secara gratis maupun berbayar. Moskow menegaskan, prioritas pemberian vaksin covid-19 adalah warga Rusia.

    Alexei Kuznetsov, seorang ajudan dari menteri kesehatan Rusia, mengatakan kepada kantor berita Tass bahwa semua warga Rusia akan menjalani vaksinasi tanpa terkecuali.

    Pernyataan Kuznetsov disampaikan dalam merespons sejumlah laporan media bahwa beberapa agensi perjalanan di negara tertentu sudah menawarkan paket "tur vaksinasi covid-19" ke Rusia.

    "Ini jelas penipuan. Vaksinasi covid-19 secara komersil tidak akan dilakukan, apalagi terhadap turis (asing)," tegas Kuznetsov.

    "Proses vaksinasi sedang berjalan, dan semua gratis bagi seluruh warga. Vaksinasi warga Rusia adalah prioritas absolut kami," sambungnya, dalam keterangan di situs Tass pada Rabu, 28 Oktober 2020.

    Namun ia menekankan bahwa ini bukan berarti individu selain warga Rusia tidak akan pernah mendapatkan vaksin Sputnik V buatan Negeri Beruang Merah. Kuznetsov menyebut, segala bentuk vaksinasi komersil baru akan didiskusikan setelah permintaan domestik terpenuhi.

    Menurut laporan Czech TV, seorang pengusaha lokal mulai menawarkan tur ke Rusia bagi orang yang bersedia mendapat vaksin Sputnik V. Tur itu ditawarkan dengan harga di atas EUR1.170, dengan tambahan biaya sekitar EUR170.

    Pada 11 Agustus, Sputnik V yang dikembangkan Gamaleya National Research Institute of Epidemiology and Microbiology di Moskow, telah didaftarkan ke Kemenkes Rusia. Sputnik V menjadi vaksin covid-19 pertama dengan status terdaftar.

    Uji klinis Sputnik V setelah mendapat status terdaftar dilakukan pada 7 September. Vaksin pertama diberikan kepada para relawan pada 9 September.

    Secara keseluruhan, program uji klinis Sputnik V melibatkan sekitar 40 ribu orang.

    Baca:  Rusia Tawarkan Vaksin Sputnik V Gratis ke PBB

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id