Taliban Bantah Rencanakan Gencatan Senjata di Afghanistan

    Marcheilla Ariesta - 31 Desember 2019 12:54 WIB
    Taliban Bantah Rencanakan Gencatan Senjata di Afghanistan
    Tentara Afghanistan berjaga dari serangan Taliban. (Foto: AFP).
    Kabul: Taliban membantah rencana gencatan senjata di Afghanistan setelah sebelumnya rumor mengenai kesepakatan mengurangi perang 18 tahun diberitakan media internasional. Mereka menyalahkan adanya informasi tak berdasar yang diterima media internasional terkait keputusan Taliban.

    "Selama beberapa tahun, media telah menyebarkan laporan salah dan tidak akurat mengenai gencatan senjata Taliban. Beberapa (laporan) bahkan mempropagandakan rumor ini," kata Juru Bicara resmi Taliban Zabihullah Mujahid dalam pernyataan, dikutip dari France24, Selasa 31 Desember 2019.

    Mujahid mengatakan beberapa kalangan memanfaatkan berita di media untuk menimbulkan kecemasan, optimisme yang keliru, dan menyabot proses negosiasi yang sedang berlangsung.

    Dalam pernyataan tersebut, Mujahid menambahkan belum ada keputusan final dari Taliban baik menyetujui atau tidak gencatan senjata di Afghanistan.

    Sebelumnya, laporan beredar bahwa Taliban telah menyetujui gencatan senjata sementara nasional di Afghanistan. Sekaligus membuka pintu bagi kemungkinan perjanjian perdamaian dengan Amerika Serikat (AS).
     
    Kesepakatan damai apa pun dapat memungkinkan Washington membawa pulang pasukannya dari Afghanistan dan mengakhiri keterlibatan militernya selama 18 tahun di negara itu.

    Tim negosiasi kembali pada Minggu ke Qatar di mana mereka membuka kantor politik mereka. Pilar utama perjanjian itu, yang telah diperselisihkan AS dan Taliban selama lebih dari setahun, adalah negosiasi langsung antara warga Afghanistan di kedua sisi konflik.

    Negosiasi akan mencakup berbagai subyek, seperti hak-hak perempuan, kebebasan berbicara, dan nasib puluhan ribu pejuang Taliban, serta milisi bersenjata berat milik panglima perang Afghanistan yang telah mengumpulkan kekayaan dan kekuasaan sejak Taliban terusir dari kekuasaan.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id