• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Longsor Landa Uganda, 34 Warga Dilaporkan Tewas

Fajar Nugraha - 12 Oktober 2018 18:18 wib
Ilustrasi oleh Medcom.id
Ilustrasi oleh Medcom.id

Bukalasi: Setidaknya 34 orang tewas setelah sebuah sungai di Uganda timur meluap. Luapan air dan disertai lumpur tebal dan bebatuan menghantam rumah warga.
 
Tim penyelamat menyusuri reruntuhan, mencari korban selamat dan korban bencana yang terjadi pada Kamis 11 Oktober 2019 di kota Bukalasi di distrik Bududa. Sejumlah orang hingga kini diketahui masih hilang.
 
"Saya dapat mengkonfirmasi 34 orang tewas. Kami harus menunggu penilaian kami selesai sebelum dapat memastikan berapa banyak yang hilang," kata Juru Bicara Uganda Palang Merah Irene Nakasiita, seperti dikutip AFP, Jumat 12 Oktober 2018.
 
Nakasiita menunjukkan tempat kejadian yang digambarkannya sebagai lokasi bencana tanah longsor yang parah. Ini termasuk gambar mayat korban yang dalam kondisi mengenaskan dalam lumpur yang dibawa air sungai. Beberapa mayat sebagian ditutupi dengan daun pisang oleh warga.
 
"Penyebabnya adalah air sungai menghantam tepiannya di hulu karena hujan lebat. Ketika air meluap akhirnya membawa sejumlah batu besar yang menghancurkan rumah-rumah penduduk," kata Nakasiita.
 
"Regu penyelamat masih berada di lapangan untuk mengevakuasi orang dan mengeluarkan mereka dari puing-puing," imbuhnya.
 
Nakasiita mengatakan Palang Merah mengirim pasokan bantuan ke daerah tersebut. Bantuan yang dikirimkan seperti terpal, selimut dan alat pemurnian air.
 
Nathan Tumuhamye, seorang aktivis kemanusiaan yang membantu masyarakat memulihkan diri dari bencana alam dan konflik, mengatakan kepada AFP bahwa "Empat hingga lima desa dan mungkin sekolah dasar terkena pengaruh bencana ini".
 
Presiden Yoweri Musevini menyampaikan dukannya melalui akun twitter miliknya. "Saya telah menerima berita sedih dari tanah longsor yang menimbulkan kekacauan di Distrik Bududa, membunuh sejumlah warga yang belum ditentukan. Pemerintah telah mengirim tim penyelamat ke daerah-daerah yang terkena bencana," tulis Presiden Yoweri Museveni di Twitter.
 
"Pemerintah akan melihat opsi lain yang tersedia untuk menghentikan kejadian lebih lanjut dari bencana ini," imbuhnya.
 
Distrik Bududa di kaki bukit Gunung Elgon, yang terletak di perbatasan antara Uganda dan Kenya, merupakan daerah berisiko tinggi untuk tanah longsor. Setidaknya 100 orang dilaporkan tewas dalam longsor di  Bududa pada Maret 2010, dan pada tahun 2012 tanah longsor menghancurkan tiga desa.
 
Upaya pemerintah untuk memindahkan orang-orang yang rentan ke distrik tetangga telah menghadapi perlawanan dari penduduk. Menurut Tumuhamye, beberapa sistem peringatan dini untuk banjir dan tanah longsor telah didirikan di daerah tersebut tetapi tanpa kapasitas untuk menanggapi peringatan, sistem tersebut tidak membantu warga menghindari bencana.


(FJR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.