• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 22 SEP 2018 terkumpul RP 20.111.547.901

Tanggap Darurat, KBRI Kairo Buka Kerja Sama dengan RS di Mesir

Sonya Michaella - 06 Juli 2018 20:06 wib
Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir Helmy Fauzy (Foto:
Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir Helmy Fauzy (Foto: Antara).

Kairo: Duta Besar RI untuk Mesir Helmy Fauzy saat kini tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah rumah sakit lokal. Hal ini terkait banyaknya Warga Negara Indonesia (WNI) yang mengalami kecelakaan di Mesir, bahkan sampai kehilangan nyawa.
 
Baca juga: Mahasiswa Indonesia Tewas Terjatuh dari Apartemen di Mesir.
 
Rumah sakit yang dijadikan target adalah rumah sakit yang dekat dengan pemukiman padat WNI di Mesir dan semata-mata mulai dibangun guna memaksimalkan layanan darurat bagi WNI di Mesir.
 
"Kami hanya ingin memastikan negara selalu hadir memberi perlindungan bagi WNI dimanapun berada. Dan ini adalah agenda pertama Nawacita pemerintahan Joko Widodo," kata Dubes Helmy, dalam keterangan tertulisnya kepada Medcom.id, Jumat 6 Juli 2018.
 
Jika kerja sama berhasil dibangun, dirinya berharap, WNI yang mengalami masalah kedaruratan dapat langsung ditangani pihak rumah sakit. Sebab, KBRI akan menjadi pihak penjamin dari calon pasien yang datang ke instalasi gawat darurat. Selain itu, WNI juga dapat mengetahui rumah sakit apa saja yang menjadi rujukan apabila terjadi kasus darurat.
 
"Harapannya rumah sakit dapat langsung menangani WNI tanpa perlu mempertanyakan siapa yang akan menanggung biaya," lanjut dia.
 
Sementara itu, mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi di Mesir tidak memiliki asuransi kesehatan hingga saat ini. Ketiadaan jaminan ini kerap menjadi sandungan bagi WNI untuk mendapatkan pelayanan rumah sakit.
Oleh karena itu, Dubes Helmy berharap Kementerian Agama RI dapat membantu calon mahasiswa yang akan melanjutkan sekolah di Mesir untuk memiliki asuransi kesehatan.
 
"Pemberian fasilitas asuransi kepada mahasiswa setidaknya dapat meringankan mereka apabila mengalami problem kesehatan selama studi di Mesir,” tegasnya lagi.
 
Menurut data yang diterima KBRI Kairo, jumlah mahasiswa baru asal Indonesia yang akan berangkat ke Mesir pada tahun 2018 ini -akan mencapai lebih dari 1.500 orang.


(FJR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.