Indonesia Minta AS-Iran Redakan Ketegangan

    Marcheilla Ariesta - 19 Juni 2019 17:41 WIB
    Indonesia Minta AS-Iran Redakan Ketegangan
    Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir (kiri) (Foto: Medcom.id/Marcheilla)
    Jakarta: Ketegangan di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS) dan Iran semakin meninggi. Karenanya, Indonesia meminta kedua negara dan pihak terkait agar saling menahan diri.

    "Ini merupakan sesuatu yang sudah mendapat perhatian di Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan juga di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir, di Jakarta, Rabu, 19 Juni 2019.

    "Dalam berbagai kesempatan kita mendorong agar semua pihak menahan diri, dan jangan mengambil langkah-langkah yang memancing provokasi," imbuhnya.

    Arrmantha mengatakan Indonesia juga terus mendorong komunikasi dilakukan oleh pihak-pihak terkait. "Intinya kita mendorong agar pihak-pihak mengambil langkah yang jangan menambah tinggi eskalasi," tegasnya.

    Ketegangan antara AS dan Iran semakin tinggi di Timur Tengah, terlebih usai serangan dua kapal tanker di perairan Oman. AS menuduh Iran sebagai pelaku penyerangan tanpa sebab itu.

    Washington terus merilis bukti-bukti yang menunjukkan Iran bersalah. Pertama kali mereka merilis sebuah video yang menunjukkan Iran menyerang kapal tanker di perairan Teluk Oman tersebut.

    Dalam video tersebut terlihat pasukan Iran mengeluarkan sebuah ranjau laut yang tidak meledak di salah satu dari dua kapal tanker. Kemudian mereka merilis foto-foto ranjau laut Iran yang merusak dan tidak meledak di salah satu kapal.

    Iran membantah tuduhan tersebut. Presiden Iran, Hassan Rouhani juga mengatakan tidak akan berperang dengan negara mana pun terkait dengan hal ini.



    (WAH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id