Polisi Batalkan Dakwaan Kasus Narkoba Jurnalis Rusia

    Sonya Michaella - 12 Juni 2019 17:00 WIB
    Polisi Batalkan Dakwaan Kasus Narkoba Jurnalis Rusia
    Ivan Golunov yang dibebaskan Kepolisian Rusia. (Foto: AFP)
    Moskow: Kepolisian Rusia membatalkan dakwaan terkait kasus obat-obatan terlarang yang menimpa jurnalis Rusia, Ivan Golunov. Pembatalan ini berdasarkan kurangnya bukti.

    "Kasus pidana terhadap Golunov dibatalkan karena kurangnya bukti dari Golunov," kata Menteri Dalam Negeri Rusia Vladimir Kolokoltsev, dikutip dari AFP, Rabu 12 Juni 2019.

    Golunov dibebaskan dari tahanan rumah beberapa jam kemudian serta dilepas dari gelang elektronik yang mengikat kakinya. Di luar penjara, puluhan wartawan dan aktivis menanti dirinya.

    Golunov yang bekerja untuk Meduza, media independen Latvia, ditangkap polisi ketika sedang menunggu narasumber terkait kasus narkotika. Ketika ditangkap, polisi mengklaim menemukan narkotika di dalam tas Golunov.

    Baca: Selidiki Kasus Narkotika, Jurnalis Investigasi Rusia Ditahan
     
    Golunov mengaku tak tahu dengan adanya narkoba di dalam tasnya. Selama ini, Golunov terkenal kerap melaporkan liputan investigasi kasus korupsi di kalangan pejabat Kota Moskow.
     
    Ketika berbicara di pengadilan, Golunov mengaku menerima ancaman terkait penyelidikannya untuk kasus industri pemakaman kota.

    Menurut Reporters Without Borders, Rusia kini menduduki peringkat 149 dari 180 negara yang tidak memegang prinsip kebebasan pers.

    Beberapa awak media di Negeri Beruang Merah mengaku pernah mendapatkan ancaman atau aksi kekerasan dari aparat keamanan.




    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id