• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Pemindahan Kedubes Australia ke Yerusalem Rencana Tak Cerdas

Sonya Michaella - 08 November 2018 16:22 wib
Mantan Perdana Menteri Australia Kevin Rudd
Mantan Perdana Menteri Australia Kevin Rudd (Foto:Medcom.id/Sonya)

Jakarta: Mantan Perdana Menteri Australia Kevin Rudd mengatakan bahwa rencana Australia untuk memindahkan kedutaan besar dari Tel Aviv ke Yerusalem adalah keputusan yang tidak tepat dan tidak cerdas.

“Keputusan Australia untuk memindahkan kedubes ke Yerusalem, tindakan yang tidak cerdas,” kata Rudd, di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis 8 November 2018.

Pendapat pendahulu Tony Abbott ini tak serta merta didasari oleh hubungan baik Australia dan Indonesia, namun juga melihat dari hukum internasional yang berlaku.

“Sejak dulu, saya rasa Australia memilih untuk tetap berpegang pada Solusi Dua Negara (Two State Solution) untuk konflik Palestina-Israel. Kami yakin bahwa proses perdamaian Timur Tengah bisa dimulai,” lanjutnya.

Pasalnya, ujar Rudd, keputusan negara-negara yang ingin memindahkan kedubes ke Yerusalem, jelas akan menentukan proses perdamaian antar dua negara tersebut.

“Saya percaya, Indonesia memilik pandangan dan keyakinan kuat soal (konflik) ini. Sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar, Indonesia selalu konsisten,” tambahnya.

Wacana pemindahan kedubes ke Yerusalem ini diutarakan oleh Perdana Menteri Scott Morrison, Oktober lalu. Morrison mengaku "berpikiran terbuka" atas proposal yang mendorong pengakuan resmi Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Pernyataan PM Morrison ini jelas sangat bertolak belakang dengan kebijakan pemerintahan Australia yang sudah diberlakukan berdekade-dekade lalu.



(WAH)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.