Iran Siap Perang dengan Amerika Serikat

    Fajar Nugraha - 20 September 2019 06:57 WIB
    Iran Siap Perang dengan Amerika Serikat
    Menlu Iran Javad Zarif keluarkan peringatan untuk Amerika Serikat. Foto: AFP
    Teheran: Iran mengeluarkan peringatan kepada Amerika Serikat (AS). Mereka  mengatakan jika ada serangan militer terhadap Teheran, akan mengarah pada perang habis-habisan.

    Peringatan Iran muncul di tengah ketegangan pasca penyerangan pada fasilitas minyak Arab Saudi yang disalahkan kepada Iran oleh Riyadh dan Washington. Iran tentunya membantah tuduhan itu.

    "Saya membuat pernyataan yang sangat serius bahwa kami tidak menginginkan perang. Kami tidak ingin terlibat dalam konfrontasi militer. Tetapi kami tidak akan berkedip untuk mempertahankan wilayah kami," kata Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif dalam wawancara dengan CNN pada Kamis, 19 September 2019.

    “Jika ada serangan Amerika atau Saudi terhadap Iran, konsekuensinya adalah perang habis-habisan,” imbuh Zarif, seperti dikutip Middle East Eye, Jumat, 20 September 2019.

    AS telah membahas tanggapan potensial terhadap serangan atas Arab Saudi, dan Presiden Donald Trump pada Rabu mengatakan ia memerintahkan peningkatan sanksi yang substansial terhadap Teheran.

    Trump mengatakan ada banyak pilihan singkat untuk pergi berperang dengan Iran. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada Kamis menanggapi komentar Zarif, mengatakan bahwa Washington sedang mencari solusi damai untuk konflik tersebut.

    "Sementara Menteri Luar Negeri Iran mengancam perang habis-habisan dan berperang dengan Amerika terakhir, kami di sini untuk membangun koalisi yang bertujuan mencapai perdamaian dan resolusi damai untuk ini," kata Pompeo.

    Ketegangan antara kedua negara telah meningkat sejak Trump meninggalkan perjanjian nuklir Iran 2015 tahun lalu, kesepakatan yang melihat Iran mengekang program nuklirnya dengan imbalan pengurangan signifikan dalam sanksi.

    Pemberontak Houthi Yaman telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan pada Sabtu. Serangan itu membuahkan produksi minyak dunia berkurang hingga lima persen.

    Namun, Trump dan Pompeo dengan cepat mengarahkan jari ke Teheran, dan menteri luar negeri menyebut serangan itu sebagai ‘tindakan perang’.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id