Kagumi Indonesia, Wartawan Bulgaria Menulis Buku

    M Rodhi Aulia - 05 Mei 2015 06:23 WIB
     Kagumi Indonesia, Wartawan Bulgaria Menulis Buku
    Tradisi Tedhak Sinten. (Foto: Antara-- Andreas Fitri Atmoko)
    medcom.id, Sofia: Seorang wartawan Bulgaria, Magdalena Gigova, menulis sebuah buku yang bertajuk Indonesia in the eyes of Bulgarians. Magdalena mengaku terinspirasi keindahan alam Indonesia serta kecantikan budaya, tradisi yang beragam dan ritual dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

    "Saya terpana dengan tradisi Jawa pada upacara saat anak mulai melangkah yang dikenal dengan 'tedak sinten'," kata Magdalena seperti dilansir Antara, Senin (4/5/2015).

    Magdalena menuliskan buku tersebut dalam dua bahasa. Yaitu, Indonesia dan Bulgaria. Peluncuran yang dilakukan Minggu (3/5/2015) waktu setempat,  dihadiri Duta Besar RI untuk Bulgaria Bunyan Saptomo dan istri, Lia B Saptomo serta kalangan penulis dan pengusaha Bulgaria.

    Di antara tulisannya adalah soal kekaguman pada Tedak Sinten. Menurut dia, upacara sejenis juga ada dalam tradisi di Bulgaria. Hanya saja yang dilakukan di Indonesia sangat menarik dan penuh dengan ritual.

    Selain tradisi Tedak Sinten, Magdalena juga sangat terkesan dengan kesenian tradisional Indonesia khususnya dari daerah Maluku berupa tarian bambu gila.

    "Saya sudah berkunjung ke-17 negara, namun Indonesia punya kesan tersendiri," ujar Magi yang pernah berkunjung ke Maluku, Jakarta, Bali dan Borobudur serta sangat menyukai makanan Indonesia.

    Magdalena tak seorang diri mengagumi Indonesia melalui bukunya. Turut menulis dalam buku tersebut, rekan-rekan Magdalena. Mereka adalah Bilyana Trayanova, Harri Haralampiev dan Fani Bachvarova. Selain itu, ada juga mantan Dubes Bulgaria untuk Indonesia Matei Karasimeonov dan mantan Diplomat Bulgaria di Indonesia Krassin Himmirski yang menuangkan kekaguman terhadap Indonesia.

    Mantan diplomat Bulgaria yang pernah bertugas di Indonesia tahun 60-an, Dr Krassin Himmirsky yang menulis tentang Meeting with Presiden Soekarno sangat terkesan dengan Presiden RI pertama yang disebutnya sebagai seorang memiliki kepribadian yang kharismatik.

    Ia menilai Soekarno adalah orang yang hangat dan selalu menyapa setiap orang yang ditemuinya.

    Dubes Bunyan Saptomo mengatakan, karya wartawan Bulgaria ini dapat menjadi daya tarik Indonesia di mata bangsa Bulgaria. Bunyan menyampaikan penghargaannya kepada jurnalis yang aktif mempromosikan Indonesia melalui karya tulis tersebut.


    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id