Pasar di Suriah Dihantam Serangan Udara, 19 Orang Tewas

    Fajar Nugraha - 22 Juli 2019 15:50 WIB
    Pasar di Suriah Dihantam Serangan Udara, 19 Orang Tewas
    Warga mencari perlindungan usai serangan udara Rusia di pasar tradisional di Kota Maaret al-Numan, di Provinsi Idlib. Foto: AFP.
    Idlib: Sebanyak 19 orang tewas dalam serangan udara Rusia di sebuah pasar di barat laut Suriah. 16 orang di antara yang tewas adalah warga sipil.

    “Sedikitnya 45 orang lainnya turut terluka dalam serangan udara yang menghantam pasar grosir sayur-sayuran di Kota Maaret al-Numan, di Provinsi Idlib,” kata organisasi  Syrian Observatory for Human Rights, seperti dikutip AFP, Senin, 22 Juli 2019.

    “Korban tewas masih bisa meningkat karena banyak dari mereka yang terluka berada dalam kondisi kritis dan beberapa orang masih terjebak di bawah puing-puing,” sebut pihak Observatory.

    Kepala Observatory, Rami Abdelrahman mengatakan 16 dari mereka yang tewas adalah warga sipil sementara tiga mayat lainnya masih harus diidentifikasi.

    Serangan terbaru ini terjadi satu hari setelah serangan udara oleh Pemerintah Suriah dan Rusia yang menjadi sekutunya di wilayah Idlib yang dikuasi militan. Serangan itu yang menewaskan 18 orang, termasuk seorang jurnalis warga.

    Anas al-Dyab, seorang fotografer dan videografer berusia awal 20-an, adalah anggota kelompok penyelamat White Helmet. Al-Dyan juga kerap memberikan karya fotonya kepada AFP.

    “Dia terbunuh dalam serangan udara Rusia di kota asalnya Khan Sheikhun pada Minggu,” ucap pihak Observatory.

    Pemerintah Suriah dan Rusia telah meningkatkan pengeboman mematikan mereka terhadap Idlib sejak akhir April. Meskipun ada kesepakatan zona penyangga September untuk melindungi wilayah sekitar tiga juta orang dari serangan militer besar-besaran.

    Lonjakan kekerasan telah menewaskan lebih dari 650 warga sipil, menyebabkan puluhan ribu orang mengungsi ke rumah-rumah, dan merusak atau kehilangan layanan dua lusin fasilitas kesehatan.

    Kelompok militan Hayat Tahrir al-Sham,-yang pernah menyatakan afiliasi kepada Al Qaeda,- pada Januari mengambil kendali administratif penuh atas wilayah Idlib, meskipun jihadis dan pemberontak lainnya juga hadir.

    Perang Suriah telah menewaskan lebih dari 370.000 orang dan jutaan orang terlantar sejak dimulai pada 2011 dengan penumpasan brutal terhadap protes anti-pemerintah.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id