Aljazair Usir 13 Ribu Pengungsi ke Gurun Sahara

    Sonya Michaella - 26 Juni 2018 07:00 WIB
    Aljazair Usir 13 Ribu Pengungsi ke Gurun Sahara
    Salah satu sudut Gurun Sahara. (Foto: AFP)
    Aljier: Pemerintah Aljazair dilaporkan mengusir dan membiarkan 13 ribu pengungsi masuk ke Gurun Sahara dan tersesat selama 14 tahun terakhir.

    Kabarnya, mereka diusir dari Aljier dalam keadaan tanpa makanan dan minuman. Mayoritas pengungsi adalah wanita hamil dan anak-anak.

    Dilansir Al Jazeera, Selasa 26 Juni 2018, separuh dari mereka cukup beruntung karena berhasil melewati padang pasir, sehingga mereka dapat mencapai desa perbatasan Assamaka, Niger.

    Sementara yang lainnya terlunta-lunta hingga berhasil ditemukan oleh pasukan penyelamat dari PBB. Mereka juga mengaku, banyak dari teman mereka yang tewas karena dehidrasi.

    Mereka mengatakan, aparat Aljazair memaksa mereka masuk ke Gurun Sahara. Lalu, mereka berjalan dari pagi hingga malam tanpa telepon, makanan, minuman dan uang.

    Namun, hingga saat ini belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Aljazair soal deportasi besar-besaran ini. 

    Di samping itu, Aljazair selalu menuduh pemberitaan soal pengungsi tersebut sebagai kampanye jahat yang digunakan negara lain untuk menjatuhkan Aljazair. 


    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id