10 Warga Gaza Tewas dalam Serangan Balasan Israel

    Willy Haryono - 13 November 2019 13:02 WIB
    10 Warga Gaza Tewas dalam Serangan Balasan Israel
    Asap hitam dari serangan udara Israel di Gaza, 13 November 2019. (Foto: AFP/MAHMUD HAMS)
    Gaza: Sebanyak 10 orang tewas dalam kelanjutan aksi saling serang antar Israel dan pejuang Palestina di Jalur Gaza, Rabu 13 November 2019. 

    Ketegangan terjadi usai militer Israel membunuh seorang komandan dari grup Islamic Jihad di Jalur Gaza pada Selasa 11 November kemarin. Kematian Baha Abu Al-Ata memicu balasan dari Gaza, yang terus berlanjut menjadi aksi saling serang.

    Setelah kematian komandan Islamic Jihad, hampir 200 roket diluncurkan dari Gaza ke Israel. Israel kemudian membalasnya lagi dengan serangkaian serangan udara.

    Dikutip dari AFP, Kementerian Kesehatan Gaza menyebut total 10 orang tewas dan 40 lainnya terluka akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza. Israel mengklaim serangannya ditujukan hanya kepada personel Islamic Jihad, terutama unit peluncur roket.

    Sedikitnya satu dari hampir 200 roket yang diluncurkan Gaza mengenai sebuah rumah di Israel. Terdapat pula satu roket yang hampir mengenai dua mobil di jalan raya. Sebuah pbarik di kota Sderot juga terkena roket dari Gaza.

    Otoritas medis Israel mengaku telah menerima 46 korban luka, 21 di antaranya mengalami "sindrom stres" terkait serangan roket dari Gaza.

    Selain di Jalur Gaza, Israel juga melancarkan serangan udara terhadap pejuang Islamic Jihad di Damaskus, Suriah. Islami Jihad mengonfirmasi bahwa salah satu pejuangnya, Akram Ajouri, terkena serangan udara Israel di ibu kota Suriah.

    Mengenai serangan balasan Gaza usai kematian Ata, Israel mengaku telah melihat sekitar 190 roket pada Selasa. Roket-roket itu tidak datang bersamaan, namun terus melintas sepanjang hari.

    Menurut Tel Aviv, sebagian besar roket dari Gaza itu jatuh di area terbuka. Salah satu video di media sosial memperlihatkan sebuah roket yang jatuh di kota Gan Yavne. Roket itu hampir mengenai sebuah mobil yang sedang melaju.

    Israel menuding Ata sebagai dalang di balik tembakan roket ke arah festival musik di Sderot pada Agustus serta serangan roket setelahnya di awal November.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id