PM Australia Sesali Respons Dirinya atas Kebakaran Hutan

    Arpan Rahman - 12 Januari 2020 15:14 WIB
    PM Australia Sesali Respons Dirinya atas Kebakaran Hutan
    PM Australia Scott Morrison saat turun memantau upaya pemadaman kebakaran hutan. (Foto: AFP)
    Canberra: Perdana Menteri Scott Morrison mengaku menyesali respons dirinya terhadap krisis kebakaran hutan di Australia masih jauh dari kata cukup. Ia pun menjanjikan adanya penyelidikan mendalam mengenai respons Pemerintah Australia dalam mengatasi krisis kebakaran hutan.

    Seorang petugas pemadam menjadi korban tewas terbaru kebakaran hutan di Australia pada Sabtu 11 Januari. Kematian tersebut menjadikan total korban tewas mencapai 28 orang.

    PM Morrison mengaku akan mengajukan dibentuknya sebuah tim investigasi khusus bernama Royal Commisson untuk mengetahui seluk beluk penanganan kebakaran hutan di Australia.

    "Sudah jelas perlu adanya kajian nasional mengenai respons (penanganan kebakaran hutan)," kata Morrison dalam wawancara bersama media ABC.

    Saat ditanya mengenai Royal Commission, PM Morrison berjanji akan mengusulkan proposalnya melalui kabinet. Namun sebelum itu, pembentukan komisi tersebut harus terlebih dahulu melewati proses konsultasi dengan sejumlah negara bagian dan wilayah di Australia.

    Kantor PM Morrison membantah gelombang kritik yang menyatakan kurang berbuat banyak dalam menangani kebakaran hutan. Namun PM Morrison mengakui bahwa saat kebakaran hutan dimulai sejak September tahun lalu, pemerintah seharusnya melakukan respons yang berbeda.

    "Ada beberapa hal yang seharusnya bisa saya lakukan lebih baik lagi," ucapnya, disitir dari Sunday Telegraph, Minggu 12 Januari 2020.

    Menghadapi tekanan untuk berbuat lebih banyak dalam menghadapi perubahan iklim, PM Morrison berjanji akan meningkatkan performa pemerintah dalam memangkas emisi karbon. Selama ini, sejumlah pihak menyebut perubahan iklim sebagai salah satu faktor pemicu krisis kebakaran hutan di Australia.

    Kondisi cuaca yang relatif lebih dingin telah meringankan beban para petugas pemadam kebakaran di Australia sepanjang akhir pekan ini. Namun otoritas sejumlah negara bagian di Australia meyakini krisis ini masih belum akan berakhir dalam waktu dekat.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id