Iran Tolak Patuhi Kesepakatan Nuklir dengan Negara Besar

    Fajar Nugraha - 06 Januari 2020 12:43 WIB
    Iran Tolak Patuhi Kesepakatan Nuklir dengan Negara Besar
    Iran tidak akan patuhi kesepakatan Nuklir 2015. Foto: PA
    Teheran: Iran mengatakan tidak akan lagi mematuhi batas-batas kesepakatan nuklirnya dengan beberapa kekuatan dunia pada 2015. Ini dipicu serangan udara Amerika Serikat (AS) yang menewaskan Jenderal Iran Qassem Soleimani.

    Kesepakatan itu diraih Iran bersama dengan Prancis, Jerman, Inggris, Amerika Serikat, Tiongkok dan Uni Eropa pada Juli 2015. Kesepakatan itu menghalangi Teheran dari memiliki bahan yang cukup untuk membangun senjata nuklir.

    “Iran akan mempertimbangkan untuk mengambil langkah lebih keras atas pembunuhan terhadap Soleimani,” ujar seorang pejabat Iran, seperti dikutip LBC news, Senin, 6 Januari 2020.

    TV pemerintah Iran mengutip pernyataan pemerintahan Presiden Hassan Rouhani yang mengatakan negara itu tidak akan mengamati pembatasan pengayaannya. Ini terkait jumlah uranium yang diperkaya yang ditimbun serta penelitian dan pengembangan dalam kegiatan nuklirnya.

    Badan Energi Atom Internasional, pengawas PBB yang mengamati program Iran, belum menanggapi pernyataan dari Iran.

    Sedangkan Iran mengatakan kerja sama dengan IAEA "akan berlanjut seperti sebelumnya.”

    Sementara Minggu, ratusan ribu orang membanjiri jalan-jalan di Iran mengantar jenazah Jenderal Soleimani ke liang kubur. Soleimani bagi warga Iran adalah pahlawan bagi negaranya.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id