Seorang Wanita Berkewarganegaraan Ganda Diculik di Mali

    Willy Haryono - 25 Desember 2016 10:31 WIB
    Seorang Wanita Berkewarganegaraan Ganda Diculik di Mali
    Prajurit Prancis dan mantan pemberontak Tuareg berpatroli di Kidal, Mali Utara, 25 Oktober 2016. (Foto: AFP/STRINGER)
    medcom.id, Gao: Seorang wanita berkewarganegaraan Prancis dan Swiss diculik di Gao, kota terbesar di Mali bagian utara, Sabtu 24 Desember.

    "Kami langsung melakukan aksi pencarian," ucap seorang sumber dari otoritas keamanan Mali, seperti dilansir AFP

    Dua pejabat daerah di Gao, kota yang terletak sekitar 1.200 kilometer dari Bamako, mengonfirmasi terjadinya penculikan.

    Hingga saat ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas penculikan.

    Seorang sumber diplomatik Prancis di Paris mengaku sedang berusaha memverifikasi informasi yang ada. 

    Mali Utara dikuasai sejumlah grup ekstremis terkait Al-Qaeda sejak Maret 2012. Grup-grup tersebut telah diusir dari beberapa kota utama saat militer internasional pimpinan Prancis mengintervensi satu tahun setelahnya. 

    Perjanjian damai antara pemerintah dengan beberapa grup militan ditandatangani pada Mei dan Juni tahun lalu. Namun aksi kekerasan militan terhadap aparat keamanan masih saja terjadi. 

    Meski kondisi Mali Utara secara umum masih berbahaya, kasus penculikan di wilayah tersebut jarang terjadi. 

    (WIL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id