Australia Berencana Evakuasi 100 Pelajar dari Wuhan

    Marcheilla Ariesta - 27 Januari 2020 09:39 WIB
    Australia Berencana Evakuasi 100 Pelajar dari Wuhan
    Penumpang pesawat mengenakan masker saat tiba di bandara Sydney, Australia, 25 Januari 2020. (Foto: AFP/PETER PARKS)
    Sydney: Pemerintah Australia tengah menyelidiki kemungkinan memulangkan lebih dari 100 pelajar dari Wuhan, Tiongkok. Sebanyak 100 pelajar ini terkungkung di kota tersebut karena Wuhan dikunci oleh otoritas Tiongkok terkait wabah virus korona.

    Menteri Kesehatan Federal Greg Hunt mengatakan lebih dari 100 pelajar Australia berada di kota Wuhan, dan mereka semua sedang diupayakan untuk dievakuasi dari episenter penyebaran virus korona tersebut.

    "Kami tengah bekerja untuk memastikan ada bantuan bagi 100 warga Australia (di Wuhan). Kami juga berusaha seperti negara-negara lain untuk mengamankan warga masing-masing agar dapat dipulangkan," kata Hunt, dilansir dari TVNZ, Senin 27 Januari 2020.

    Sementara itu, Menteri Luar Negeri Marise Payne menilai menutup perbatasan Australia atas kemunculan Novel Coronavirus (nCoV) ini merupakan langkah yang sangat signifikan. Ia menambahkan, pemerintah federal perlu menetapkan aturan mengenai apakah warga yang nantinya dievakuasi akan dikarantina atau tidak saat tiba di Australia.

    "Kami tidak memiliki angka pasti mengenai jumlah warga Australia di Wuhan atau di Provinsi Hubei, karena banyak yang memiliki kewarganegaraan ganda. Beberapa di antara mereka mungkin saja tidak bepergian dengan paspor Australia," kata Payne.

    Sebanyak lima kasus nCoV telah terkonfirmasi di Australia. Para pasien telah diisolasi di rumah sakit. Pihak berwenang juga berusaha melacak orang-orang yang melakukan kontak dekat dengan orang tersebut.

    Tiga pria berusia 35,43, dan 53 tahun dirawat di rumah sakit Sydney karena virus korona tipe terbaru ini. Namun, rumah sakit mengatakan kondisi mereka stabil.

    Pemerintah Tiongkok mengeluarkan data terbaru seputar virus korona, yakni 80 korban tewas dengan total kasus terkonfirmasi mencapai 2.744 per hari ini, Senin 27 Januari 2020. Tambahan 24 korban tewas berasal dari Hubei, provinsi yang menjadi episenter penyebaran virus korona tipe nCoV.

    Meski tidak ada kematian baru di luar Hubei, angka infeksi terverifikasi virus korona di seantero Tiongkok mencapai 2.700 kasus. Sekitar separuh dari total kasus itu berasal dari Hubei.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id