• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Serangan di Idlib, 22 Pasukan Pemberontak Tewas

Fajar Nugraha - 09 November 2018 20:10 wib
Kehancuran akibat krisis yang terjadi di Suriah. (Foto: AFP).
Kehancuran akibat krisis yang terjadi di Suriah. (Foto: AFP).

Idlib: Pasukan Pemerintah Suriah menewaskan 22 pasukan pemberontak dekat Provinsi Idlib pada Jumat 9 November. Bentrokan ini paling mematikan terjadi di zona penyangga di mana gencatan senjata yang dimediasi Rusia-Turki diberlakukan.
 
Serangan terhadap posisi yang dipegang oleh kelompok pemberontak Jaish al-Izza terjadi di tepi provinsi barat laut Idlib, di daerah yang dianggap tidak dikuasai militer.
 
Menurut Syrian Observatory for Human Rights, pasukan pemerintah pindah untuk mengambil bangunan tinggi yang diadakan oleh para pemberontak di daerah pedesaan di provinsi tetangga Hama.
 
Idlib dan beberapa daerah sekitarnya adalah benteng pemberontak besar terakhir di Suriah, di mana pemerintah yang didukung Rusia dalam beberapa bulan terakhir telah merebut kembali banyak wilayah yang telah hilang sejak perang saudara meletus pada tahun 2011.
 
Itu telah mengancam serangan di wilayah pemberontak, rumah bagi sekitar tiga juta orang, tetapi kesepakatan untuk zona penyangga demiliterisasi di sekitarnya tercapai pada September antara Moskow dan pendukung pemberontak Ankara.
 
"Beberapa pertempuran yang mematikan telah terjadi sejak kesepakatan itu, tetapi 22 adalah jumlah tertinggi korban tewas yang diketahui dalam satu insiden di dalam zona penyangga yang direncanakan," ujar pihak Observatory seperti dikutip AFP, Jumat, 9 November 2018.
 
 "Ini adalah korban tewas tertinggi di zona de-militerisasi sejak diumumkan," menurut Direktur Observatory Rami Abdel Rahman.
 
Dia mengatakan, puluhan pejuang pemberontak juga terluka dalam bentrokan itu tetapi tidak dapat memberikan korban jiwa bagi pasukan pemerintah.
 
Tidak jelas apa yang mendorong serangan itu, yang tidak menandakan adanya serangan pemerintah skala besar atau mengancam perjanjian gencatan senjata 17 September. Pasukan pemerintah ditarik keluar dari zona penyangga setelah suar.
 
Jaish al-Izza adalah kelompok pemberontak yang sebelumnya didukung oleh Amerika Serikat dan sebagian besar aktif di wilayah Lataminah provinsi Hama, tempat serangan itu terjadi.
 
Ini bukan anggota aliansi pemberontak utama di daerah Idlib dan setelah awalnya menolak kesepakatan gencatan senjata yang dilakukan oleh Moskow dan Ankara, itu telah mulai mematuhi dan menarik kembali persenjataan beratnya.
 
Penarikan pejuang yang paling radikal dan penghilangan senjata berat dari zona penyangga yang direncanakan belum terjadi secara penuh. Tetapi perjanjian itu berhasil menghindari serangan pemerintah habis-habisan.


(FJR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.