Mesir Tangkap Dua Anak Mantan Presiden atas Penggelapan Saham

    Willy Haryono - 16 September 2018 09:03 WIB
    Mesir Tangkap Dua Anak Mantan Presiden atas Penggelapan Saham
    Alla dan Gamal Mubarak dalam tahanan di sebuah gedung pengadilan di Kairo, Mesir, pada 2013. (Foto: AFP)
    Kairo: Dua anak dari mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak ditangkap polisi atas tuduhan penggelapan saham.

    Seperti dilaporkan kantor berita Mena, Sabtu 14 September 2018, Alaa dan Gamal Mubarak dituduh melanggar aturan bursa saham dan bank sentral Mesir.

    Kasus keduanya sudah dimulai pada 2012, setelah ayah mereka digulingkan militer satu tahun sebelumnya. Mereka berdua menghindari penjara dengan membayar uang jaminan dalam tiga tahun terakhir.

    Kakak beradik ini -- yang membantah melakukan kesalahan -- akan hadir di persidangan pada 20 Oktober mendatang.

    Pengadilan Kairo juga memerintahkan penangkapan terhadap tiga orang lainnya, yang menghadapi dakwaan penggelapan saham senilai USD115 juta.

    Baik Alaa, 57, maupun Gamal, 54, dituntut pasal penggelapan saham usai mereka memutuskan menjual Bank Nasional Mesir demi keuntungan pribadi.

    Alaa adalah pebisnis yang menghindari dunia politik. Sementara Gamal adalah mantan bankir yang dinilai banyak orang berpotensi menggantikan sang ayah.

    Pada Mei 2015, Alaa dan Gamal divonis tiga tahun penjara atas penggelapan dana senilai 125 pound Mesir yang diambil dari anggaran negara.

    Mubarak, yang kini sudah berusia 90 tahun, dibebaskan pada 2017 setelah sebuah pengadilan mengakhiri kasus tewasnya sejumlah demonstran pada pemberontakan 2011.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id