Menlu Retno: Tak Ada Kemajuan dalam Perjanjian Non-nuklir

    Marcheilla Ariesta - 03 Oktober 2020 02:48 WIB
    Menlu Retno: Tak Ada Kemajuan dalam Perjanjian Non-nuklir
    Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Foto: Dok. Kemenlu RI.
    Jakarta: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebut perjanjian non-nuklir jalan di tempat. Tidak ada kemajuan terkait upaya penghapusan arsenal nuklir secara global.

    "Selama 75 tahun sejak berdirinya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan 50 tahun sejak penandatanganan Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT), dunia masih jauh dari penghapusan total senjata nuklir," kata Retno dalam Pertemuan Tingkat Tinggi Peringatan dan Promosi Hari Internasional Penghapusan Total Senjata Nuklir yang diselenggarakan secara virtual pada Jumat malam, 2 Oktober 2020.

    Situasi ini, kata dia, menggerus rasa saling percaya antarnegara di dunia. Retno menuntut partisipasi penuh dan komitmen seluruh negara, termasuk negara pemilik senjata nuklir.

    Baca: Menlu: Kerja Sama Multisektoral Kunci Atasi Pandemi Covid-19

    Partisipasi itu untuk menerapkan dan menegakkan NPT secara global. Selain itu, Retno meminta penguatan mekanisme dan arsitektur pelucutan senjata global. 

    Menurut dia, beberapa mekanisme pelucutan senjata diperlukan. Seperti Konferensi Pelucutan Senjata (Conference of Disarmament), larangan uji coba nuklir komprehensif (CTBT), dan mekanisme lain.
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id