Usai Afrika, Hama Belalang Invasi Saudi dan Yaman

    Willy Haryono - 17 Februari 2020 10:34 WIB
    Usai Afrika, Hama Belalang Invasi Saudi dan Yaman
    Jutaan hama belalang memenuhi jalan raya di Archers Post, Kenya, 22 Januari 2020. (Foto: AFP/TONY KARUMBA)
    Riyadh: Jutaan hama belalang menginvasi sejumlah lahan pertanian di Arab Saudi dan Yaman dalam beberapa hari terakhir. Ini terjadi usai jutaan hama belalang menginvasi sejumlah negara di benua Afrika.

    Dalam laporan surat kabar Al Rai asal Kuwait, Senin 17 Februari 2020, jutaan hama belalang telah menginvasi lahan pertanian di empat wilayah di Saudi: Riyadh, Qassim, Hail dan Provinsi Timur.

    Hama belalang, terutama tipe belalang gurun (desert locust), merupakan ancaman terhadap ketahanan pangan di sejumlah negara. Dengan jumlah yang sangat banyak, hama belalang ini dapat dengan cepat menghabisi hampir semua jenis tanaman pangan.

    Masih dari artikel di Al Rai, Kuwait juga terancam serangan hama belalang yang datang dari arah Iran. Otoritas Pertanian dan Perikanan Kuwait telah mengambil sejumlah langkah untuk melindungi sektor pertanian negara, yang berkontribusi besar dalam hal ketahanan pangan nasional.

    Seorang pejabat Kuwait mengatakan bahwa negaranya tengah berkoordinasi dengan Arab Saudi untuk menjalankan respons gabungan dalam menghadapi serangan hama belalang gurun.

    Sekretaris Eksekutif dari Otoritas Pengendalian Belalang Gurun, Mamoun Al Alawi, mengatakan bahwa jutaan hama belalang telah tiba di Yaman dan pesisir timur Iran serta Pakistan.

    Kabar kedatangan hama belalang di Timur Tengah muncul saat jutaan hingga miliaran serangga tersebut telah menghancurkan banyak tanaman pangan di Kenya, Ethiopia, Somalia, dan Uganda.

    Pekan kemarin, Uganda mengaku kerepotan menangani serangan hama belalang. Perserikatan Bangsa-Bangsa menyerukan kepada komunitas internasional untuk membantu negara-negara yang diserang hama belalang.

    Kawanan belalang dapat terbang sejauh 150 kilometer per hari. Belalang ini merupakan hama karena dapat memakan begitu banyak tanaman.

    Belalang gurun memulai siklus berkembang biak di Sudan timur, Eritrea, dan Ethiopia selama musim penghujan pada Juli dan Agustus. Setelah itu, kawanan hama belalang gurun akan bermigrasi ke pesisir Laut Merah dan Timur Tengah.




    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id