Khamenei Bela Militer Iran Terkait Pesawat Ukraina

    Willy Haryono - 18 Januari 2020 06:00 WIB
    Khamenei Bela Militer Iran Terkait Pesawat Ukraina
    Pemimpin agung Iran Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: AFP)
    Teheran: Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei membela Korps Garda Revolusioner Iran (IRGC) usai entitas militer negara tersebut mengaku tak sengaja menembak jatuh sebuah pesawat maskapai Ukraina. Khamenei menyebut IRGC "telah menjaga keamanan" Iran.

    Gelombang unjuk rasa dalam negeri dan kritik dari luar terus menekan Iran terkait penanganan tragedi pesawat yang terjadi pada Rabu 8 Januari. Namun Khamenei berusaha menggalang dukungan dengan cara menjadi imam salat Jumat untuk kali pertama sejak 2012.

    Saat memberikan khotbah Jumat, Khamenei menyerukan "persatuan nasional" dan juga menyebut bahwa "musuh-musuh Iran" -- merujuk pada Amerika Serikat dan sekutunya -- telah menjadikan tragedi Ukraina untuk menutup-nutupi pembunuhan jenderal Qassem Soleimani.

    Soleimani tewas dalam serangan udara AS di Baghdad, Irak, pada 3 Januari. "Musuh kita senang atas jatuhnya pesawat, sementara kita di sini bersedih," ujar Khamenei, dilansir dari BBC, Jumat 17 Januari 2020.

    "Mereka (senang) karena telah menemukan sesuatu untuk mempertanyakan Garda (Revolusioner) dan pasukan bersenjata (Iran)," sambungnya. Total 176 orang tewas dalam tragedi pesawat Ukraina di Iran.

    Otoritas Iran awalnya membantah pesawat maskapai Ukraine International Airlines (UIA) jatuh akibat terkena misil. Namun tiga hari berselang, Iran mengaku telah salah mengira pesawat UIA dengan nomor penerbangan PS752 itu sebagai sebuah "pesawat musuh" atau "misil jelajah."

    Beberapa jam sebelum pesawat Ukraina ditembak jatuh, Iran meluncurkan belasan misil ke dua pangkalan yang menampung pasukan AS di Irak. Belasan misil itu merupakan balasan atas kematian Soleimani.

    Washington awalnya mengatakan tidak ada prajurit AS yang terluka dalam serangan di Irak. Namun AS kemudian melaporkan bahwa 11 orang dirawat atas gegar otak, beberapa hari usai serangan Iran.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id