Rusia Bantah Bombardir Pasar Suriah dari Udara

    Fajar Nugraha - 22 Juli 2019 18:43 WIB
    Rusia Bantah Bombardir Pasar Suriah dari Udara
    Regu penyelamat membawa seorang bocah yang dikeluarkan dari puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan udara di Suriah. Foto: AFP.
    Moskow: Kementerian Pertahanan Rusia membantah laporan bahwa serangan udara di sebuah pasar tradisional Suriah, dilakukan oleh pesawat tempur mereka.

    Baca juga: Pasar di Suriah Dihantam Serangan Udara, 19 Orang Tewas.

    Serangan di Kota Maaret al-Numan, di Provinsi Idlib itu menewaskan 19 orang. Tuduhan itu menurut Rusia diotaki oleh Inggris dan Amerika Serikat.

    “Pernyataan (penyerangan) dikeluarkan oleh perwakilan tidak dikenal dari (relawan kemanusiaan) White Helmets, yang didanai oleh Inggris dan AS. Serangan di Pasar Maaret al-Numan itu palsu,” ujar pihak Kementerian Pertahanan Rusia, seperti dikutip AFP, Senin, 22 Juli 2019.

    Organisasi Syrian Observatory for Human Rights menyebutkan, Korban tewas masih bisa meningkat karena banyak dari mereka yang terluka berada dalam kondisi kritis dan beberapa orang masih terjebak di bawah puing-puing.

    Kepala Observatory, Rami Abdelrahman mengatakan 16 dari mereka yang tewas adalah warga sipil sementara tiga mayat lainnya masih harus diidentifikasi.
     
    Serangan terbaru ini terjadi satu hari setelah serangan udara oleh Pemerintah Suriah dan Rusia yang menjadi sekutunya di wilayah Idlib yang dikuasi militan. Serangan itu yang menewaskan 18 orang, termasuk seorang jurnalis warga.
     
    Anas al-Dyab, seorang fotografer dan videografer berusia awal 20-an, adalah anggota kelompok penyelamat White Helmet. Al-Dyan juga kerap memberikan karya fotonya kepada AFP.
     
    “Dia terbunuh dalam serangan udara Rusia di kota asalnya Khan Sheikhun pada Minggu,” ucap pihak Observatory.
     
    Pemerintah Suriah dan Rusia telah meningkatkan pengeboman mematikan mereka terhadap Idlib sejak akhir April. Meskipun ada kesepakatan zona penyangga September untuk melindungi wilayah sekitar tiga juta orang dari serangan militer besar-besaran.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id