Serangan Udara di Afghanistan Tewaskan 8 Warga Sipil

    Marcheilla Ariesta - 15 Februari 2020 16:43 WIB
    Serangan Udara di Afghanistan Tewaskan 8 Warga Sipil
    Pasukan militer Amerika Serikat di Afghanistan. (Foto: AFP).
    Kabul: Serangan udara di Afghanistan menewaskan delapan orang yang diyakini semuanya adalah warga sipil. Serangan tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah Amerika Serikat mengumumkan terobosan dalam pembicaraan damai dengan Taliban.

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan ada peluang bagus untuk mencapai kesepakatan dengan Taliban. Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengatakan AS dan Taliban tengah menegosiasikan proposal untuk de-eskalasi kekerasan selama sepekan.

    Namun, The Guardian, Sabtu 15 Februari 2020 melaporkan, di tengah kesepakatan de-eskalasi kekerasan sebuah kendaraan yang membawa warga sipil menjadi sasaran serangan udara di provinsi Nangarhar. Penduduk mengatakan di antara delapan yang tewas adalah seorang anak.

    Diduga pelaku penyerangan adalah anggota Taliban. Pasalnya, wilayah tersebut dikuasai Taliban.

    Juru bicara gubernur provinsi Nangarhar membenarkan kejadian itu. Namun, tidak mengatakan status korban dari sipil atau tidak.

    Namun, juru bicara Taliban Zabihulla Mujahid menuturkan korban tewas adalah warga sipil. "Ada 11 warga sipil yang tewas dalam kejadian itu," ungkapnya.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id