Militer Sudan Tolak Gagasan Ethiopia Selesaikan Krisis

    Sonya Michaella - 24 Juni 2019 10:32 WIB
    Militer Sudan Tolak Gagasan Ethiopia Selesaikan Krisis
    Warga Sudan tolak pemimpin dari militer. (Foto: AFP)
    Khartoum: Dewan Militer Sudan menolak gagasan Ethiopia untuk menyelesaikan krisis antara warga sipil dan militer. Krisis ini menyebabkan kerusuhan di Sudan selama kurang lebih satu bulan.

    "Gagasan Ethiopia tersebut berusaha memberlakukan peraturan baru atas semua pihak di Sudan. Kami tidak menerima campur tangan dari luar yang memberlakukan penyelesaian tanpa konsultasi," kata juru bicara Dewan Militer Shams Aldin Kabashi, dikutip dari AFP, Senin 24 Juni 2019.

    Gagasan Ethiopia ini mengusulkan pembentukan dewan kedaulatan yang terdiri atas 15 anggota --tujuh dari militer dan tujuh dari sipil-- dan satu warga sipil independen yang diangkat melalui konsultasi antara Dewan Militer dan aliansi oposisi.

    Baca: Mantan Pemimpin Sudan Muncul ke Publik Sejak Digulingkan

    Sejak awal bulan ini, ribuan pengunjuk rasa terus berdemo menuntut perubahan yang ada di Sudan, terutama di kursi kepemimpinan. Usai menggulingkan Omar Al Bashir, pengunjuk rasa tidak ingin pemimpin mereka berasal dari militer.

    Setidaknya 113 orang telah menjadi korban bentrokan antara warga sipil dan militer tersebut. Bahkan, 40 jasad ditemukan di sekitar Sungai Nil seiring jumlah korban jiwa yang dipastikan bertambah membuat kondisi Sudan semakin tidak kondusif.

    Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) juga telah menggelar rapat darurat secara tertutup terkait situasi di Sudan. Rapat ini diinisiasi oleh Jerman dan Inggris.
     
    Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pun menyerukan negosiasi untuk peralihan kekuasaan secara damai. Ia khawatir, bentrokan ini akan memakan lebih banyak korban sipil.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id