Iran Minta Pasukan Asing Jauhi Wilayah Teluk

    Willy Haryono - 22 September 2019 17:06 WIB
    Iran Minta Pasukan Asing Jauhi Wilayah Teluk
    Presiden Iran Hassan Rouhani. (Foto: AFP)
    Teheran: Presiden Iran Hassan Rouhani meminta pasukan asing untuk menjauhi wilayah Teluk Persia. Seruan disampaikan Iran setelah Amerika Serikat mengirim tambahan pasukan ke wilayah Teluk.

    "Pasukan asing dapat menyebabkan masalah keamanan bagi warga kita dan juga wilayah ini," ujar Rouhani dalam sebuah pidato yang ditayangkan di televisi nasional, dan dilansir oleh BBC, Minggu 22 September 2019.

    Rouhani menyebut pengiriman pasukan asing ke Teluk di masa lalu terbukti telah menjadi sumber konflik. Ia pun meminta semua pasukan asing untuk "menjauhi" wilayah Teluk.

    "Semakin jauh kalian semua menjauh dari kawasan dan negara kami, maka keamanan akan semakin terjaga," kata Rouhani.

    Washington mengklaim pengiriman tambahan pasukan merupakan respons dari permintaan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Saudi meminta bantuan AS terkait serangan pesawat tanpa awak alias drone ke dua fasilitas minyak di Abqaiq dan Khurais pekan kemarin.

    Pemberontak Houhti asal Yaman mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan Iran adalah dalang di balik serangan, dengan alasan tidak adanya indikasi drone penyerang berasal dari Yaman.

    Usai pernyataan Pompeo, Menteri Pertahanan AS Mark Esper mengumumkan pengiriman tambahan pasukan AS ke wilayah Teluk.

    Masih dalam pidato Rouhani -- dilakukan dalam rangka memperingati dimulainya perang Iran-Irak periode 1980-1088 -- sang presiden mengatakan bahwa Teheran berencana menyodorkan inisiatif perdamaian ke Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam beberapa hari ke depan.

    Inisiatif perdamaian itu disebut Rouhani akan dipaparkan dalam Sidang Majelis Umum PBB yang digelar di New York pada Selasa 24 September mendatang.

    Tanpa menyebutkan detail inisiatif, Rouhani menekankan bahwa perdamaian di Selat Hormuz hanya dapat terwujud lewat "kerja sama berbagai negara."



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id