Banjir Landa Tambang Emas di Zimbabwe, 24 Orang Tewas

    Arpan Rahman - 18 Februari 2019 15:31 WIB
    Banjir Landa Tambang Emas di Zimbabwe, 24 Orang Tewas
    Pekerja tambang emas ilegal di Zimbabwe yang berhasil menyelamatkan diri dari bencana. (Foto: Sky News).
    Kadoma: Sebanyak mayat 24 penambang emas ilegal ditemukan dari terowongan yang banjir di Zimbabwe. Kejadian berlangsung setelah dinding bendungan runtuh akibat hujan lebat.

    Dilansir dari laman Sky News, Senin 18 Februari 2019, lebih 70 orang mungkin terperangkap di tambang dan pencarian di dekat Kadoma berlanjut, kata pemerintah. Insiden itu telah dinyatakan sebagai bencana nasional.

    Delapan orang diselamatkan, semuanya kecuali satu di antaranya sudah keluar dari rumah sakit. Henrietta Rushwaya, yang memimpin asosiasi penambang skala kecil di negara itu, mengatakan 23 jenazah telah diidentifikasi.

    “Sepertinya tidak mungkin bahwa ada korban yang selamat lainnya,” ujar seorang wakil kepala insinyur pertambangan pemerintah, seperti dikutip Sky News.

    Bencana itu terjadi di Battlefields -- sebuah pemukiman kecil 177 km sebelah barat Harare yang kaya akan cadangan emas dan populer di kalangan penambang ilegal.

    Para sahabat dan kerabat telah melanggar batas polisi dalam upaya mengidentifikasi orang yang mereka cintai.

    Poros dan terowongan darurat, beberapa di antaranya berjalur sedalam 50 meter, dapat dengan mudah runtuh di musim hujan ketika tanahnya lembek.

    Menurut pemerintah Zimbabwe, dana sebesar USD200.000 diperlukan untuk menyelesaikan upaya penyelamatan. Juru bicara pemerintah mendesak ‘simpatisan’ menyumbangkan kantong mayat, masker, dan sarung tangan.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id