Presiden Nigeria dan Mantan Diktator Bersaing Ketat di Pilpres

    Willy Haryono - 31 Maret 2015 11:57 WIB
    Presiden Nigeria dan Mantan Diktator Bersaing Ketat di Pilpres
    Papan kampanye Presiden incumbent Nigeria Goodluck Jonathan di kota Port Harcourt, Nigeria -- AFP
    medcom.id, Abuja: Presiden Nigeria Goodluck Jonathan dan mantan diktator Muhammadu Buhari bersaing ketat dalam penghitungan suara pemilihan umum, Senin (30/3/2015) malam waktu setempat. 

    Ini merupakan pilpres pertama di Nigeria dimana sang penantang mempunyai kesempatan besar mengalahkan presiden incumbent.

    Penghitungan suara dihentikan sementara sebelum tengah malam, dimana Presiden Jonathan unggul di sembilan negara bagian dan Wilayah Federal. Buhari juga menang di sembilan negara bagian lain. 

    Sejauh ini, Buhari memenangkan lebih banyak suara, yakni 8,5 juta dibandingkan sang presiden yang hanya 6,48 juta. 

    Menurut komisioner pilpres Nigeria Attahiru Jega, seperti diwartakan Associated Press, masih ada 18 negara bagian lain yang belum mengirimkan surat suara ke Abuja. Penghitungan surat suara dilanjutkan Selasa ini. 

    Warga Nigeria was-was menanti hasil pemilihan umum presiden, di tengah ancaman serangan lanjutan Boko Haram. Grup ekstremis itu membunuh puluhan orang di tempat pemungutan suara selama proses pilpres. 




    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id