Israel Larang Kunjungan Dua Muslim Anggota Kongres AS

    Fajar Nugraha - 16 Agustus 2019 07:58 WIB
    Israel Larang Kunjungan Dua Muslim Anggota Kongres AS
    Ilhan Omar dan Rashida Tlaib, perempuan Muslim anggota Kongres Amerika Serikat (AS). Foto: AFP.
    Tel Aviv: Pemerintah Israel mengatakan akan melarang kunjungan yang direncanakan oleh dua perempuan Muslim anggota kongres Amerika Serikat (AS). Larangan ini diutarakan setelah muncul imbauan dari Presiden AS Donald Trump.

    Rashida Tlaib dan Ilhan Omar dikenal sebagai anggota Kongres yang mendukung boikot terhadap Israel, terkait perlakuannya terhadap Palestina.

    Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebut langkah yang sangat tidak biasa terhadap Ilhan Omar dan Rashida Tlaib diperlukan, dengan menuduh bahwa "satu-satunya tujuan mereka adalah untuk membahayakan Israel dan meningkatkan hasutan untuk menentangnya".

    Politisi AS meminta Israel untuk mempertimbangkan kembali, sementara pejabat senior Palestina Hanan Ashrawi menamakannya "tindakan permusuhan yang keterlaluan terhadap rakyat Amerika dan perwakilan mereka".

    Omar mengatakan itu adalah keputusan yang "mengerikan" dan "penghinaan terhadap nilai-nilai demokrasi."

    Omar dan Tlaib, yang berasal dari Palestina, diharapkan tiba di Israel pada akhir pekan untuk kunjungan yang akan membawa mereka ke wilayah Palestina.

    Sebelum Israel mengumumkan keputusannya, kerabat Tlaib di desa Beit Ur Al-Foqa di Tepi Barat yang diduduki telah bersemangat dengan rencana kunjungannya.

    "Kami sedang mempersiapkan pesta untuknya dan sesama anggota kongres,”kata nenek Tlaib yang berusia 85 tahun, Muftia Tlaib, seperti dikutip AFP, Jumat, 16 Agustus 2019.

    Para pejabat Israel mengatakan mereka akan mempertimbangkan permintaan kemanusiaan terpisah dari Tlaib untuk mengunjungi keluarganya. Ini berarti membuatnya melakukan perjalanan yang harus dilaluinya melalui Israel.

    Israel mengumumkan keputusannya tak lama setelah Trump meminta negara itu untuk melarang wanita kongres Demokrat.

    "Itu akan menunjukkan kelemahan besar jika Israel mengizinkan anggota Kongres Omar dan Tlaib untuk berkunjung," tulis Trump di Twitter.

    "Mereka membenci Israel dan semua orang Yahudi dan tidak ada yang bisa dikatakan atau dilakukan untuk mengubah pikiran mereka. Mereka memalukan!” tegas Trump.

    Tlaib dan Omar adalah pengkritik keras terhadap Trump. Selama ini Trump dikenal memiliki hubungan dekat dengan Netanyahu.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id