Turut Berduka, CEO Ethiopian Airlines Berdiri di Tengah Puing

    Willy Haryono - 10 Maret 2019 20:03 WIB
    Turut Berduka, CEO Ethiopian Airlines Berdiri di Tengah Puing
    CEO Ethiopian Airlines Tewolde Gebremariam berdiri di lokasi jatuhnya pesawat ET302 di Addis Ababa, dekat kota Bishoftu, Minggu 10 Maret 2019. (Foto: Ethiopian Airlines)
    Addis Ababa: Pesawat maskapai Ethiopian Airlines jatuh tak lama usai lepas landas dari Addis Ababa menuju Kenya pada Minggu 10 Maret 2019. Semua penumpang dan kru, berjumlah 149 dan delapan, meninggal dunia.

    Chief Executive Office (CEO) Ethiopian Airlines, Tewolde Gebremariam, mengaku merasakan duka mendalam atas kecelakaan ini. Ia bahkan datang langsung ke lokasi untuk memastikan sendiri tragedi tersebut.

    Dalam sebuah foto yang dirilis Ethiopian Airlines, seperti disitat dari laman BBC, Gebremariam terlihat berdiri di tengah puing pesawat. Ia memegang salah satu serpihan di area yang tanahnya terlihat akibat api dari pesawat dengan nomor penerbangan ET302.

    "CEO Tewolde Gebremariam yang berada di lokasi dengan sangat berat hati mengonfirmasi tidak ada korban selamat," ucap pihak maskapai via akun Facebook.

    Ethiopian Airlines mengatakan Gebremariam telah mengungkapkan "simpati serta duka cita mendalam kepada keluarga serta kerabat semua korban dan kru yang kehilangan nyawa dalam kecelakaan tragis ini."

    Sebelumnya, Direktur Komunikasi Ethiopian Airlines Asrat Begashaw mengatakan pihaknya meyakini semua penumpang dan kru "dalam kecelakaan pesawat pagi ini sudah meninggal dunia."
     
    "Terdapat 33 kewarganegaraan berbeda di dalam pesawat tersebut," sambung dia. Menurut laporan surat kabar Global Times, delapan dari 149 penumpang ET302 adalah warga Tiongkok.

    Kabar pertama mengenai kecelakaan terbaru muncul saat Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed mengungkapkan "belasungkawa mendalam" via akun Twitter. Presiden Kenya Uhuru Kenyatta juga mengungkapkan rasa duka cita mendalam.
     
    "Kami sangat sedih mendengar berita adanya pesawat Ethiopian Airlines yang dilaporkan jatuh enam menit usai lepas landas menuju Kenya. Doa saya sampaikan kepada keluarga dan kerabat semua korban," ungkap Presiden Kenyatta. Wakil Presiden Kenya juga mengucapkan belasungkawa mendalam.

    Tipe pesawat Ethiopian Airlines ET302 ternyata sama dengan Lion Air JT610 yang jatuh pada 29 Oktober tahun lalu. Tipe kedua pesawat itu adalah Boeing 737 Max 8.

    Hingga saat ini penyebab pasti jatuhnya Ethiopian Airlines ET302 belum diketahui. Sejumlah saksi mata sempat mendengar suara ledakan yang sangat kencang saat ET302 jatuh enam menit usai lepas landas, sekitar pukul 08.00 waktu Ethiopia.

    Baca: Tipe Pesawat Ethiopia yang Jatuh Sama dengan Lion Air JT610



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id