Ledakan di Markas Kurdi Suriah Tewaskan 10 Orang

    Willy Haryono - 02 Juni 2019 10:02 WIB
    Ledakan di Markas Kurdi Suriah Tewaskan 10 Orang
    Asap dari serangan udara di kota Raqqa, Suriah, pada 2017. (Foto: AFP)
    Raqqa: Sedikitnya sepuluh orang tewas dan 20 lainnya terluka setelah sebuah mobil berisi bom meledak di kota Raqqa, Suriah, Sabtu 1 Juni.

    Ledakan terjadi di sebuah pusat komando milik Pasukan Demokratik Suriah atau SDF. 

    Dilansir dari laman Xinhua, Minggu 2 Juni 2019, lima dari sepuluh korban tewas adalah komandan SDF.

    Insiden di markas SDF didahului ledakan dari ranjau darat di Jalan Basel di wilayah pusat Raqqa.

    Raqqa pernah menjadi markas besar dari kelompok militan Islamic State (ISIS) hingga 2017. Menurut laporan media Sputnik, kota tersebut jatuh ke tangan oposisi Suriah pada 2013 dan kemudian direbut ISIS.

    Grup tersebut kemudian mendeklarasikan Raqqa sebagai ibu kota de facto kekhilafahan ISIS.

    Pada 2016, SDF yang didukung koalisi Amerika Serikat meluncurkan sebuah operasi besar-besaran untuk merebut Raqqa dari tangan ISIS.

    Satu tahun berlalu usai operasi dimulai, SDF akhirnya berhasil merebut Raqqa dari ISIS.

    Sebuah investigasi yang dilakukan kelompok Amnesty International, bekerja sama dengan Airwars, menemukan fakta bahwa lebih dari 1.600 warga sipil tewas dalam operasi perebutan Raqqa yang meliputi banyak serangan udara dan artileri.

    Baca: Pasukan Demokratik Suriah Rebut Distrik Barat Raqqa dari ISIS



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id