Amnesty International: Kuburan Massal Ditemukan di Mali

    Arpan Rahman - 04 April 2018 16:38 WIB
    Amnesty International: Kuburan Massal Ditemukan di Mali
    Seorang prajurit Mali berpatroli di kawasan gurun bersama pasukan Prancis, 7 November 2017. (Foto: AFP/ECPAD)
    Bamako: Sebuah kuburan massal ditemukan di Mali pusat, di sela meningkatnya kekhawatiran atas dugaan aksi kekerasan oleh militer. Demikian disampaikan organisasi Amnesty International, Selasa 3 April 2018.

    Sejumlah saksi di desa Dogo mengidentifikasi enam jasad di kuburan massal sebagai warga yang pernah ditangkap militer pada 22 Maret lalu.

    "Penemuan mengerikan ini terjadi menyusul beberapa pekan meningkatnya kekerasan, yang telah menyebabkan warga sipil di Mali tengah terperangkap dalam baku tembak," kata peneliti Amnesty Internasional Afrika Barat, Gaetan Mootoo, seperti dikutip UPI, Rabu 4 April 2018.

    Para saksi juga mengatakan kepada Amnesty, militer juga pernah menangkap dan menutup mata sembilan orang di Daresalam saat upacara pembaptisan pada 21 Februari.

    "Pasukan militer yang memerangi kelompok-kelompok bersenjata juga telah melakukan kejahatan di bawah hukum internasional, termasuk pembunuhan di luar hukum, penghilangan paksa, dan penangkapan sewenang-wenang," kata Amnesty International.

    Amnesty International juga mengonfirmasi 65 orang, termasuk anak-anak, di Mali dibunuh dengan bom rakitan sejak awal tahun ini.

    "Meningkatnya serangan juga telah mengakibatkan penutupan ratusan sekolah, menyebabkan lebih dari 214.000 anak kehilangan pendidikan," kata Mootoo.


    (WIL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id