Iran Curigai Serangan Tanker di Tengah Kunjungan PM Jepang

    Fajar Nugraha - 13 Juni 2019 20:09 WIB
    Iran Curigai Serangan Tanker di Tengah Kunjungan PM Jepang
    Salah satu dari dua kapal tanker yang terbakar di dekat Laut Iran, pada Kamis, 13 Juni 2019. (Foto: AFP).
    Teheran: Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mencurigai serangan terhadap dua tanker di lepas pantai Iran tepat ketika Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengadakan pembicaraan dengan pemimpin tertinggi Ayatullah Ali Khamenei.

    Baca juga: Saling Klaim Evakuasi Dua Kapal Tanker di Teluk Oman.

    "Serangan yang dilaporkan terhadap kapal tanker terkait Jepang terjadi ketika PM @AbeShinzo bertemu dengan Ayatollah @khamenei_ir untuk pembicaraan yang mendalam dan ramah. Kecurigaan menjadi sebuah gambaran atas apa yang kemungkinan terjadi pagi ini," sebut Menlu Zarif, melalui akun Twitternya, yang dikutip AFP, Kamis, 13 Juni 2019.

    PM Jepang Shinzo Abe bertemu dengan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada Kamis pagi. Dirinya berusaha untuk meredakan ketegangan yang meningkat antara Teheran dan Washington.

    Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Abbas Mousavi juga menyatakan prihatin atas kebetulan serangan kapal tanker yang dilaporkan dengan kunjungan Abe. “Pertemuan (PM Abe) kali ini merupakan arah untuk mengurangi ketegangan di wilayah regional dan trans-regional,” tegas Mousavi.

    "Iran mendukung kerja sama dan pembicaraan di kawasan", tambahnya.

    Baca juga: Temui Khamenei, PM Jepang Berupaya Redakan Ketegangan Iran-AS.

    Salah satu dari dua kapal tanker yakni, Courageous Kokuka adalah milik perusahaan Jepang, Kokuka Sangyo Ltd. Pemilik kapal mengkonfirmasi bahwa tanker mereka telah diserang dan bahwa semua 21 awaknya telah diselamatkan.

    Angkatan Laut Iran mengklaim telah menyelamatkan 44 pelaut seluruhnya dari Kokuka Courageous dan satu kapal tanker asal Norwegia yang dimiliki Front Altair setelah kebakaran terjadi di kedua kapal.

    Menurut media Pemerintah Iran, Front Altair membawa etanol dari Qatar ke Taiwan, sedangkan Kokuka Courageous membawa metanol dari Arab Saudi ke Singapura.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id