Sembilan Warga Sipil Suriah Tewas dalam Serangan Pemerintah

    Fajar Nugraha - 16 Juli 2019 18:32 WIB
    Sembilan Warga Sipil Suriah Tewas dalam Serangan Pemerintah
    Kondisi Suriah khususnya di Provinsi Idlib masih dihadapkan dengan pertempuran pihak pemberontak dan pasukan pemerintah. (Foto: AFP).
    Idlib: Serangan udara Pemerintah Suriah pada Selasa menewaskan sembilan warga sipil yang dikuasai pemberontak. Wilayah itu menjadi target berbulan-bulan dari pihak Suriah dan pesawat pengebom Rusia.

    Menurut keterangan Syrian Observatory for Human Rights, tiga anak termasuk di antara sembilan yang tewas di luar Maaret al-Numan, sebuah kota yang terletak di jalur selatan provinsi Idlib.

    “Korban tewas diperkirakan akan meningkat karena luka kritis yang diderita oleh beberapa korban lainnya,” menurut kelompok pemantau yang berbasis di Inggris itu, seperti dikutip AFP, Selasa, 16 Juli 2019.

    “Pesawat Rusia dan Pemerintah Suriah telah meningkatkan serangan di Idlib sejak akhir April. Serangan menewaskan lebih dari 600 warga sipil, sementara 52 lainnya tewas akibat tembakan pemberontak,” imbuh pihak Observatory.

    Pasukan Suriah juga telah terkunci dalam pertempuran dengan militan dan pemberontak yang bersekutu di wilayah kekuasaannya. Namun wilayah itu dikuasi oleh mantan afiliasi Al-Qaeda Hayat Tahrir al-Sham, termasuk di bagian utara Provinsi Hama.

    Kelompok itu pada Januari mengambil kendali administratif penuh atas wilayah Idlib, yang memiliki populasi tiga juta orang. Meskipun kelompok-kelompok jihad lainnya dan faksi-faksi pemberontak juga hadir.

    Idlib dan daerah sekitarnya seharusnya dilindungi dari serangan pemerintah setelah dicapai kesepakatan September 2018 antara Rusia dan pendukung pemberontak Turki.

    Zona penyangga yang direncanakan berdasarkan kesepakatan itu tidak pernah sepenuhnya dilaksanakan, dan wilayah tersebut telah melihat peningkatan dalam kekerasan.

    Perang Suriah telah menewaskan total lebih dari 370.000 orang dan jutaan orang terlantar sejak dimulai pada 2011 dengan penumpasan brutal terhadap protes antipemerintah.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id