Mantan Deputi Parlemen Turki Terjangkit Covid-19 di Penjara

    M Sholahadhin Azhar - 27 September 2020 23:13 WIB
    Mantan Deputi Parlemen Turki Terjangkit Covid-19 di Penjara
    Ilustrasi/Medcom.id
    Istanbul: Eks anggota Parlemen Turki dari Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), Ilhan Isbilen, tertular korona (covid-19) di penjara Sincan, Ankara. Seperti dikutip dari kantor berita Turkishminute, Isbilen menjalani perawatan di rumah sakit Penelitian dan Pendidikan Ankara, D?skap? Y?ld?r?m Beyaz?t, pada Jumat, 25 September 2020.

    Salah satu pengusaha ternama di Turki itu didiagnosis terpapar covid-19 pada pertengahan September. Namun Isbilen hanya diisolasi dan tak dibawa ke rumah sakit. 

    Ak?n ?pek, seorang pengusaha yang tinggal di pengasingan, mengkritik otoritas Turki di Twitter, menuduh mereka melakukan 'percobaan pembunuhan'.

    “?lhan ??bilen, yang berusia 74 tahun dan telah diisolasi di Sincan selama bertahun-tahun, telah dirawat di rumah sakit karena covid-19. Teman! Ini bukan percobaan pembunuhan,” sindir ?pek seperti dikutip dari Turkishminute, Minggu, 27 September 2020.

    Kritik itu mengacu pada kelalaian pihak berwenang dalam menghadapi pandemi. Isbilen disebut telah memohonkan pembebasan dalam masa percobaan. Namun, sebagai penentang rezim Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, petisinya ditolak.
     
     

    Padahal, parlemen turki telah mengesahkan aturan yang memungkinkan pembebasan tahanan pada April 2020. Aturan itu dibuat untuk mengurangi kepadatan di penjara dan melindungi tahanan dari korona. 

    Namun, aturan tersebut mengecualikan narapidana yang dipenjara atas tuduhan terorisme. Termasuk ??bilen dan banyak lainnya terlibat dalam tindakan keras setelah upaya kudeta pada 2016.

    ??bilen dituding terkait dengan gerakan Gulen, sebuah kelompok yang diilhami ulama Turki, Fethullah Gulen. Rezim Erdogan menuduh Gulen mengatur kudeta yang gagal dan menyebut gerakan itu sebagai organisasi teroris.  

    Selain Ipek, anggota parlemen dari Partai Demokrat Rakyat Kurdi (HDP) Ömer Faruk Gergerlio?lu, juga mengkritik terlambatnya penanganan Isbilen. 

    "Sekali lagi ada kelalaian dan pelanggaran. Kehidupan para tahanan seharusnya tidak semurah ini!" ujar Omer.

    (ADN)
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id