Ikan Paus Ditemukan Mati di Hutan, Ilmuwan Kebingungan

    Willy Haryono - 25 Februari 2019 10:34 WIB
    Ikan Paus Ditemukan Mati di Hutan, Ilmuwan Kebingungan
    Seekor ikan paus ditemukan dalam kondisi mati di hutan Amazon, Brasil. (Foto: SEMMA/Bicho D Agua)
    Brasilia: Tim ilmuwan dan pakar hewan Brasil kebingungan saat menemukan bangkai seekor ikan paus di wilayah hutan Amazon. Mamalia tersebut, yang diyakini berusia 12 bulan, ditemukan di antara semak belukar dan pepohonan dekat pinggir Sungai Amazon di Brasil.

    Dalam sebuah tulisan di media sosial, Bicho D'agua Institute -- sebuah lembaga swadaya masyarakat di Pulau Marajo -- mengatakan bahwa paus jenis punggung bungkuk (humpback whale) itu ditemukan dalam kondisi sudah mati. Diyakini hewan itu terdampar ke daratan usai terbawa arus kuat.

    "Bangkainya ditemukan sekitar 15 meter dari pantai," kata organisasi tersebut, seperti dikutip dari laman ABC, Senin 25 Februari 2019.

    "Usia paus ini sekitar satu tahun, masih cukup muda, dengan panjang tubuh delapan meter," lanjutnya. 

    Sepuluh ilmuan Bicho D'Agua Institute mengambil sampel dari bangkai paus tersebut, untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya. Namun dugaan awal paus itu sudah mati sejak di lautan, terbawa arus dan terdampar di Amazon.

    "Kami masih belum yakin bagaimana paus ini bisa terdampar di sini. Kami menduga hewan ini terbawa arus dan tersangkut di area mangrove," sebut Renata Emin, pakar kelautan dari Bicho D'Agua Institue.

    Sementara media The Maritime Herald menyebut paus itu kemungkinan mati akibat menelan banyak sampah plastik di laut.

    Ikan Paus Ditemukan Mati di Hutan, Ilmuwan Kebingungan
    Tim ilmuan mengambil sampel dari paus bungkuk di Amazon. (Foto: SEMMA/Bicho D'Agua)

    Dirlene Silva dari Departemen Kesehatan, Sanitasi dan Lingkungan Brasil (Semma) mengatakan kepada media Journal O Liberal bahwa paus itu ditemukan "karena kehadiran sejumlah burung pemakan bangkai."

    Ternyata ini bukan kali pertama seekor ikan paus ditemukan di kawasan Amazon. Pada 2007, paus minke sepanjang 5,5 meter ditemukan di pinggir sungai dekat kota Santarem di Brasil. Lokasi penemuan berjarak sekitar 1.600 kilometer dari Samudra Atilantik.

    Diyakini paus minke itu sempat berenang di jaringan Sungai Amazon sebelum akhirnya terdampar di wilayah dangkal. Sejumlah pakar meyakini paus itu mungkin kebingungan karena jaringan Sungai Amazon memiliki banyak cabang.

    Paus punggung bungkuk biasanya terlihat di Bahia di sepanjang pesisir timur laut Brasil antara Agustus hingga November. Perairan tersebut dikenal sebagai tempat paus punggung bungkuk berkembang biak. Dari sana, biasanya paus punggung bungkuk bermigrasi ke Antarktika untuk mencari makan.




    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id